Presiden Tegaskan Komitmen Pemerintah Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
- 10 Apr 2026 00:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah berkomitmen dalam mewujudkan kemandirian energi nasional
- Presiden Prabowo Subianto menekankan ketahanan energi menjadi salah satu penentu keberlangsungan suatu bangsa
- Presiden Prabowo Subianto menyatakan, program elektrifikasi untuk menekan konsumsi BBM di tengah krisis energi global
RRI.CO.ID, Magelang - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional. Hal tersebut akan dilakukan dengan percepatan transisi dari energi konvensional menuju energi bersih dan terbarukan.
Penekanan itu disampaikan Presiden, saat peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial listrik PT VKTR Sakti Industries, Kamis, 9 April 2026. Kepala Negara menilai hal ini sebagai salah satu inovasi dalam mewujudkan kemandirian energi.
Penekanan itu disampaikan Presiden, saat peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial listrik PT VKTR Sakti Industries, Kamis, 9 April 2026. Kepala Negara menilai hal ini sebagai salah satu inovasi dalam mewujudkan kemandirian energi.
Presiden Prabowo menyatakan selain pangan, sektor energi menjadi hal yang paling strategis untuk keberlangsungan suatu bangsa. Untuk itu Indonesia ditegaskan Presiden, harus mampu mewujudkan kemandirian energi di tengah dinamika global.
"Negara yang sebesar kita kalau masih mau merdeka, kalau masih mau survive bertahan hidup, mau tidak mau kita harus mandiri dan energi adalah salah satu bidang yang sangat menentukan," kata Presiden Prabowo dalam pidatonya di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 9 April 2026.
Lebih lanjut Kepala Negara menyampaikan optimisme Indonesia mencapai kemandirian energi, di tengah ketidakpastian global. Selain dengan inovasi yang dimiliki generasi penerus bangsa, namun hal itu dapat tercapai dengan kekayaan sumber daya energi.
Meski demikian Presiden Prabowo menekankan pengelolaan energi harus dilakukan secara bijak, dengan tetap mengedepankan efisiensi dan keberlanjutan. Atas dasar ini, Kepala Negara menyatakan arah kebijakan nasional melalui program elektifikasi, untuk mengurangi ketergantungan penggunaan energi fosil.
"Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, listrikifikasi. Memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil, dari karbon," ujar Presiden Prabowo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....