Hadapi Krisis Energi Global, Presiden: Ekonomi Indonesia Cukup Kuat

  • 08 Apr 2026 23:28 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto mengatakan, ekonomi Indonesia cukup kuat hadapi gejolak energi dunia
  • Eskalasi di Timur Tengah memicu krisis energi global
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan, ekonomi Indonesia akan kuat jika melewati masa kritis 12 bulan

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, bahwa ekonomi Indonesia cukup kuat menghadapi gejolak krisis global yang saat ini terjadi. Hal itu diungkapkan Kepala Negara, setelah seluruh jajaran Menteri Kabinet Merah-Putih, melakukan kajian mendalam.

Optimisme itu disampaikan Presiden Prabowo, dalam taklimat Rapat Kerja Pemerintah tahun 2026. Dalam rapat tersebut, diikuti oleh seluruh anggota Kabinet Merah-Putih, pejabat Eselon I seluruh kementerian/lembaga, hingga Direktur Utama BUMN.

Gejolak krisis global yang saat ini terjadi, yakni terkait kebutuhan pasokan energi negara-negara dunia. Dimana hal itu terjadi, dikarenakan ditutupnya Selat Hormuz akibat eskalasi di Timur-Tengah (Tim-Teng) yang tidak kunjung usai.

"Menghadapi kondisi global yang penuh krisis, yang mengakibatkan supply energi menjadi masalah. Ternyata kita setelah mengkaji, kita punya kekuatan ekonomi yang cukup kuat," kata Presiden Prabowo dalam taklimatnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Dalam kesempatan itu seluruh kementerian/lembaga diberikan kesempatan, untuk memaparkan sejumlah langkah strategis menghadapi situasi global saat ini. Terlebih hal ini ditekankannya, sebagai upaya bersama untuk mengendalikan konsumsi bahan bakar, di tengah krisis energi global.

Kepala Negara lebih lanjut mengungkapkan, bahwa Pemerintah telah mencanangkan sejumlah strategi untuk menghadapi gejolak tersebut. Jika strategi ini dapat dilalui dengan perkiraan waktu 12 bulan, Presiden optimis Indonesia menjadi negara yang kuat.

"Saya anggap jangka pendek, yang saya anggap kritis ini 12 bulan kedepan. Sesudah 12 bulan, kita akan menjadi sangat kuat," ujar Presiden Prabowo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....