Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru

  • 10 Apr 2026 08:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dudy Purwagandhi menegaskan kolaborasi lintas sektor penting untuk memastikan pembangunan pelabuhan berjalan sesuai rencana dan standar keselamatan
  • Proyek ini didukung penyerahan lahan 59,5 hektare serta rencana hibah area tambahan untuk menunjang operasional pelabuhan
  • Pelabuhan Palembang Baru dirancang sebagai simpul logistik modern terintegrasi guna meningkatkan efisiensi distribusi dan pertumbuhan ekonomi regional

RRI.CO.ID, Palembang - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Sumatra Selatan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai krusial untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan dan standar keselamatan.

Peluncuran proyek ini juga menjadi tindak lanjut penyerahan Hak Pengelolaan Lahan seluas 59,5 hektare dari pemerintah provinsi. Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan pelabuhan sebagai pusat logistik baru yang modern.

Selain itu, disepakati pula rencana hibah area Mozaik 5 dan Mozaik 6 kepada Kementerian Perhubungan. Area tersebut direncanakan menjadi bagian pendukung operasional Pelabuhan Palembang Baru yang terintegrasi dengan jaringan transportasi lainnya.

"Proyek ini memiliki posisi penting dalam agenda besar pembangunan nasional. Khususnya dalam meningkatkan efisiensi logistik, dan daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam Peluncuran Proyek Pelabuhan Palembang Baru (New Palembang Port) di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, Rabu, 9 April 2026.

Ia menyebut Provinsi Sumatra Selatan merupakan salah satu simpul penting perekonomian nasional dengan kekayaan sumber daya alam yang besar. Dudy menambahkan potensi tersebut mencakup komoditas utama seperti batu bara, kelapa sawit, dan karet yang bernilai tinggi.

Dudy menegaskan pembangunan pelabuhan ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan logistik yang terus meningkat di kawasan tersebut. Kehadiran pelabuhan baru diharapkan mampu memperkuat konektivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Pelabuhan ini dirancang sebagai simpul logistik modern yang mampu mengatasi keterbatasan fasilitas sebelumnya di Pelabuhan Boom Baru. Integrasi dengan jaringan transportasi lain menjadi kunci agar distribusi barang berjalan lebih efisien dan aman.

"Ke depan, pembangunan pelabuhan ini harus kita kawal bersama dengan prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat. Tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu beroperasi secara optimal, terintegrasi dengan jaringan transportasi lainnya,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....