TNI AU Pastikan Pengiritan BBM Tak Kurangi Patroli Pesawat Tempur
- 09 Apr 2026 17:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kebijakan pengiritan bahan bakar minyak (BBM) tidak akan mengurangi aktivitas pesawat tempur TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
- Tonny mengakui TNI AU kini tengah membatasi penggunaan BBM sesuai arahan Presiden Prabowo.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kebijakan pengiritan bahan bakar minyak (BBM) tidak akan mengurangi aktivitas pesawat tempur TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia. Hal ini disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono saat jumpa pers di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi merupakan penyesuaian terhadap arahan pemerintah di tengah situasi global. Namun, keselamatan dan profesionalisme penerbang tetap menjadi prioritas utama.
“Angkatan Udara sangat adaptif menyesuaikan kebijakan pemerintah. Tetapi kami tidak menurunkan kualitas safety dan profesionalisme penerbang,” ujarnya.
Tonny mengakui TNI AU kini tengah membatasi penggunaan BBM sesuai arahan pemerintah pusat. Meski begitu, berbagai strategi diterapkan agar efisiensi tidak mengganggu kesiapan operasional pesawat tempur.
Salah satu langkah utama adalah menggabungkan kegiatan latihan manuver dengan patroli udara dalam satu misi penerbangan. Metode ini membuat satu sortie penerbangan dapat mencakup beberapa jenis latihan sekaligus.
“Pemanfaatan fuel yang kita kurangi dilakukan dengan menggabungkan metode latihan yang sebelumnya terpisah menjadi satu sortie untuk beberapa latihan,” katanya. Ia menegaskan, porsi latihan dan jam terbang penerbang pesawat tempur maupun pesawat angkut tidak akan dikendurkan.
Penggabungan latihan justru ditujukan untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas kesiapan tempur. Selain di udara, efisiensi juga dilakukan pada operasional di darat agar selaras dengan program penghematan energi pemerintah.
Tonny berharap seluruh personel TNI AU dapat memanfaatkan bahan bakar secara lebih efektif demi mendukung hasil operasi udara yang maksimal. Dengan langkah tersebut, TNI AU optimistis pengiritan BBM dapat berjalan seiring dengan tetap terjaganya kesiapan pertahanan udara nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....