Ditengah Tekanan Global, Presiden Prabowo Pastikan Akan Pertahankan BBM Subsidi
- 08 Apr 2026 21:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo pastikan subsidi BBM untuk 80 persen rakyat tetap berjalan
- Pemerintah pastikan jaga ketahanan energi di tengah tekanan global
- Energi alternatif jadi strategi hadapi gejolak harga dunia
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tetap mempertahankan subsidi bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat kecil. Presiden menargetkan sekitar 80 persen rakyat akan tetap memperoleh akses BBM bersubsidi.
"Menteri-menteri ekonomi saya melaporkan bahwa BBM yang bersubsidi kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita," ujar Presiden saat menyampaikan taklimat Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Sementara, Presiden menegaskan kelompok masyarakat mampu diarahkan menggunakan BBM nonsubsidi sesuai harga pasar. "Orang-orang kaya kalau mau pakai bensin yang mahal, ya dia harus bayar harga pasar," ucap Presiden.
Presiden juga memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman di tengah ketegangan global, termasuk dampak konflik di kawasan Timur Tengah. Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menjaga stabilitas pasokan energi dalam negeri.
Selain mencari sumber pasokan alternatif, kata Presiden, pemerintah juga mengandalkan potensi sumber daya alam domestik. Indonesia dinilai memiliki cadangan energi yang cukup besar untuk mendukung ketahanan energi nasional.
"Sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak yang lewat Selat Hormuz, kita bisa mencari alternatif lain. Selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat," kata Presiden.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyoroti potensi energi alternatif dari sumber daya alam yang melimpah. Batu bara, kelapa sawit, hingga komoditas seperti jagung dan singkong disebut Presiden dapat diolah menjadi sumber energi pengganti.
"Cadangan-cadangan kita sangat besar, bahkan batu bara kita pun banyak sekali dan dari batu bara kita bisa menghasilkan solar. Kita bisa menghasilkan bensin dari batu bara, singkong, jagung," ujar Presiden.
Meski kondisi relatif aman, Presiden menegaskan pemerintah tetap bekerja dan meningkatkan kewaspadaan. Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah dinamika global.
"Pak Bahlil (Menteri ESDM) bilang aman, tenang, aman. Tapi tidak berarti kita tenang-tenang, santai-santai, kita bekerja, kita waspada," ucap Presiden Prabowo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....