Penguatan Ekosistem Ekraf, Menteri Ekraf Tegaskan Pentingnya Peran IP Valuator

  • 09 Apr 2026 12:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Ekonomi Kreatif menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan asosiasi profesi untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, termasuk melalui pembiayaan berbasis kekayaan intelektual.
  • Pada bulan Februari lalu, pihaknya melantik sebanyak 64 penilai kekayaan intelektual (IP valuator).

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri halal bihalal Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) di Hotel Bidakara, Jakarta. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendorong kolaborasi hexahelix.

Utamanya, antara pemerintah dan asosiasi profesi dalam pengembangan ekonomi kreatif. Dalam kesempatan tersebut, Menekraf menegaskan peran asosiasi profesi dalam mendukung ekosistem ekraf melalui penguatan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual.

Pelantikan 64 penilai kekayaan intelektual IP valuator pada Februari lalu menjadi langkah membuka akses pembiayaan bagi pelaku kreatif. “Selama ini karya atau hasil kreasi hanya berhenti sebagai sebuah karya,” ujar Menekraf, Rabu, 8 April 2026.

Ia menyebut, dengan adanya IP valuator, kekayaan intelektual dapat menjadi aset. “Hal ini tentu akan sangat membantu, khususnya dalam membuka akses pendanaan,” katanya.

Kemudian, penguatan ekosistem ekraf tidak hanya bergantung pada satu aspek. Hal ini dinilai membutuhkan fondasi yang menyeluruh, mulai dari regulasi, peningkatan kesadaran, hingga kualitas pelaku industri.

Langkah tersebut, kata Teuku Riefky, dinilai penting untuk memastikan sektor ini mampu tumbuh secara berkelanjutan. “Ini merupakan bagian dari upaya kita membangun fondasi industri yang berkembang pesat, dari regulasi, peningkatan awareness, hingga kualitasnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan tugas kementerian sebagai pendorong lahirnya merek lokal untuk naik ke tingkat nasional. Selanjutnya, Kemenekraf akan melakukan kurasi agar para pelaku kreatif mampu bersaing di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....