Kemenekraf Hadirkan Paskah Kreatif Berbasis Budaya Nusantara Inklusif
- 06 Apr 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Ekonomi Kreatif menghadirkan inovasi perayaan Paskah keluarga berbasis edukasi dan kreativitas budaya lokal
- Kolaborasi dengan sektor hospitalitas memperkuat identitas bangsa yang inklusif di tengah dinamika modern
- Kehadiran Kementerian Ekraf dalam Easter Fair membuka ruang bagi ekosistem kreatif untuk berkembang lebih luas
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif menghadirkan inovasi perayaan Paskah keluarga berbasis edukasi dan kreativitas budaya lokal. Kolaborasi dengan sektor hospitalitas memperkuat identitas bangsa yang inklusif di tengah dinamika modern.
“Inilah kekuatan ekonomi kreatif kita yang mengolah warisan budaya menjadi pengalaman edukatif dan bernilai tambah,” ujar Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Senin, 6 April 2026. Ia menegaskan sinergi lintas sektor menjadi kunci memperkuat identitas nasional.
Kehadiran Kementerian Ekraf dalam Easter Fair membuka ruang bagi ekosistem kreatif untuk berkembang lebih luas. Acara ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya serta nilai ekonomi kreatif.
Irene menilai kolaborasi dengan sektor hospitalitas mampu menciptakan pengalaman yang lebih bermakna bagi masyarakat. Ekosistem kreatif dipertemukan dengan ruang premium untuk menghasilkan pengalaman yang menarik dan berkesan.
"Peran kami sebagai enabler mempertemukan kreator dengan panggung terbaik dalam ekosistem kreatif," ujarnya. Kolaborasi ini menunjukkan kekuatan sinergi antara kreativitas dan hospitalitas dalam menciptakan pengalaman baru.
The Dharmawangsa Jakarta menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap industri kreatif nasional. Upaya ini sekaligus menjadi langkah pelestarian budaya Nusantara kepada masyarakat luas lintas generasi.
Berbagai kegiatan edukatif dihadirkan, mulai dari kelas memasak hingga menghias telur untuk anak-anak. Pengunjung juga dapat menikmati sajian kuliner Nusantara yang memperkaya pengalaman budaya.
Kegiatan semakin menarik dengan hadirnya permainan tradisional dan lokakarya budaya seperti membatik dan kaligrafi. Demonstrasi meracik jamu turut menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya leluhur.
Kementerian Ekraf menilai kegiatan ini menjadi wadah inovasi kreatif berbasis nilai budaya. Langkah ini sekaligus memperkuat daya saing bangsa melalui pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan.
"Kami menghadirkan perayaan edukatif yang memperkuat ikatan masyarakat dengan budaya Nusantara," ucap Director of Sales and Marketing The Dharmawangsa Siti Nuraisyah. Dia menegaskan pentingnya pengalaman bermakna dalam setiap kegiatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....