Presiden Prabowo Siapkan Pusat Finansial Khusus untuk Tarik Investor

  • 09 Apr 2026 07:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo siapkan Pusat Finansial Khusus untuk tarik investasi asing
  • Indonesia dinilai jadi tujuan aman di tengah konflik global
  • Bali berpotensi jadi lokasi pusat finansial khusus internasional

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk Pusat Finansial Khusus guna menarik investasi asing. Presiden menyebut pemerintah tengah mengkaji lokasi strategis untuk merealisasikan pusat finansial tersebut.

"Rencana kita mau bikin Special Financial Center. Kita lagi cari tempat," ujar Presiden Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Presiden bercerita, gagasan pembentukan kawasan finansial ini sebelumnya juga pernah diusulkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan. Lokasi yang sempat dipertimbangkan berada di wilayah Bali sebagai pusat aktivitas investasi internasional.

Presiden menilai rencana ini semakin relevan di tengah dinamika geopolitik global. Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk menarik arus modal yang berpindah dari kawasan konflik.

Dalam pidatonya, Presiden mencontohkan meningkatnya jumlah warga dari Rusia dan Ukraina yang menetap di Bali sejak konflik terjadi. Fenomena tersebut, kata Presiden, menunjukkan Indonesia memiliki daya tarik sebagai wilayah yang relatif aman dan kondusif.

"Ternyata, sekarang uang-uang yang di Timur Tengah, dia mau kemana? Negara mana yang tidak perang sekarang, maka Indonesia salah satu yang paling diminati," kata Presiden.

Menurut Presiden, kondisi global saat ini tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga peluang strategis. Maka pemerintah harus mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat posisi ekonomi nasional.

"Intinya adalah, kita sangat banyak potensi. Tapi ini juga, yang saya katakan, membuat kita sekarang harus lebih keras, bekerja lebih teliti," kata Presiden.

Melalui rencana ini, pemerintah berharap dapat mempercepat realisasi investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Presidem berharap Pusat Finansial Khusus ini dapat menjadi katalis dalam meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....