Presiden Tegaskan Ancaman Krisis Dunia Jadi Fokus Perjuangannya Bertahun-tahun
- 08 Apr 2026 15:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan krisis pangan, energi, dan air menjadi ancaman utama dunia saat ini.
- Isu tersebut disebut telah lama diperjuangkan Presiden selama puluhan tahun melalui berbagai pemikiran dan kebijakan.
- Ancaman krisis global tersebut juga sejalan dengan proyeksi PBB dalam agenda Sustainable Development Goals (SDG).
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan ancaman krisis pangan, energi, dan air menjadi isu utama yang dihadapi dunia saat ini. Presiden menyebut ketiga sektor tersebut telah lama menjadi fokus perjuangannya selama bertahun-tahun.
Presiden menegaskan bahwa perhatian terhadap isu tersebut bukan hal baru dalam perjalanan kariernya. Presiden telah mengangkat persoalan tersebut dalam berbagai kesempatan selama puluhan tahun.
“Saya buktikan bahwa saya kalau tidak salah, apa sudah dibagikan atau belum oleh semua pejabat yang hadir di sini. Buku-buku saya selama berapa dasawarsa ini,” ucap Presiden dalam taklimat Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Gagasan mengenai pentingnya ketahanan pangan, energi, dan air telah dituangkan Presiden dalam berbagai pemikirannya sejak lama. Hal ini menjadi bukti konsistensi dalam memperjuangkan isu-isu mendasar bagi keberlangsungan negara.
“Ini sebagai bukti bahwa sekian puluh tahun pun saya sudah cantumkan hitam di atas putih. Bahwa masalah dasar bagi negara adalah tiga hal itu: pangan, energi, air,” ujar Presiden.
Presiden mengatakan bahwa ancaman tersebut juga telah diprediksi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui agenda Sustainable Development Goals (SDG). “ Di mana berapa tahun yang lalu PBB meramalkan bahwa krisis dunia yang akan melanda seluruh dunia adalah tiga hal,” ujar Presiden.
“Yaitu krisis pangan, krisis energi, dan krisis air. Ini sudah dicanangkan oleh PBB dan ini sudah saya perjuangkan di mana-mana, bertahun-tahun, belasan tahun,” kata Presiden.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....