Presiden Prabowo Tanggapi Santai yang Kritik Dirinya Keras Kepala
- 08 Apr 2026 16:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menanggapi santai kritik yang menyebut dirinya keras kepala.
- Sikap keras kepala dinilai tidak selalu negatif, bahkan diperlukan dalam kondisi tertentu.
- Presiden menegaskan kritik merupakan bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menanggapi santai kritik yang menyebut dirinya sebagai sosok keras kepala. Presiden bahkan menyampaikan hal tersebut dengan nada bercanda di hadapan jajaran Kabinet Merah Putih.
Pernyataan itu disampaikan dalam taklimat Rapat Kerja Pemerintah di Istana, Jakarta, Rabu, 8 April 2026. Presiden sempat berkelakar dengan memegang kepalanya saat menanggapi anggapan tersebut.
"Yang terakhir itu 'Prabowo keras kepala'. Kalau saya dibilang keras kepala ya saya harus terima itu sebagai, ohh saya coba pegang kepala saya ini," ujar Presiden .
Meski disampaikan dengan santai, Presiden menilai sikap keras kepala tidak selalu bermakna negatif. Presiden menyebut dalam kondisi tertentu, sikap tersebut justru diperlukan dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, dalam konteks perjuangan bangsa, keteguhan sikap menjadi hal penting. Presiden mencontohkan para pejuang di berbagai negara yang tetap bertahan meski menghadapi tekanan.
"Bagi sebuah bangsa, kadang-kadang keras kepala butuh. Dulu bapak-bapak pendiri bangsa kita keras kepala, lebih baik mati daripada dijajah kembali, keras kepala," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap berbagai kritik yang disampaikan publik. Presiden menyebut kritik sebagai bagian dari evaluasi terhadap jalannya pemerintahan.
"Ini masalah bagi kita ya, kita waspada, nanti kita terima koreksi-koreksi itu. Kalau kita difitnah, kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai peringatan supaya kita waspada," kata Presiden.
Kritik dan masukan dari berbagai pihak, kata Presiden, menjadi pengingat agar pemerintah tetap berhati-hati dalam mengambil kebijakan. Hal tersebut juga dinilai penting untuk menjaga kinerja pemerintahan tetap optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....