Presiden Prabowo: Pergantian Pemerintahan Harus Melalui Mekanisme Sah dan Damai
- 08 Apr 2026 16:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pergantian pemerintah harus melalui mekanisme damai lewat pemilu.
- Sistem demokrasi Indonesia dinilai kuat karena pergantian kepemimpinan berlangsung tanpa kekerasan.
- Kritik terhadap pemerintah disebut sebagai bentuk evaluasi, di tengah capaian kinerja dan tantangan global.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pergantian pemerintahan harus dilakukan melalui mekanisme yang sah dan damai. Presiden menekankan, jika suatu pemerintahan dinilai tidak baik, maka pergantian dapat dilakukan melalui pemilihan umum.
"Kalau ada pemerintah yang dinilai tidak baik, ya gantilah pemerintah itu. Ada mekanismenya dengan baik, dengan damai, bisa melalui pemilihan umum, tidak masalah," ujar Presiden dalam taklimatnya dalam rapat kerja pemerintah di Istana, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Presiden menyinggung pengalaman Indonesia dalam melakukan pergantian kepemimpinan secara damai. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kuatnya sistem demokrasi yang dimiliki bangsa.
"Sejarah terjadi beberapa pergantian, Bung Karno turun dengan damai, Pak Harto turun dengan damai, Gus Dur turun dengan damai. Melalui proses, tidak melalui kekerasan, jadi saudara-saudara percayalah kepada sistem yang telah dibangun pendiri-pendiri bangsa kita," ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga mengajak masyarakat untuk tetap percaya pada sistem demokrasi yang ada. Kepala Negara menilai mekanisme konstitusional menjadi jalan terbaik dalam menjaga stabilitas negara.
Dalam kesempatan terssbut, Presiden Prabowo turut menanggapi kritik terhadap pemerintahannya. Presiden menyebut kritik sebagai bagian dari evaluasi yang perlu disikapi secara bijak.
"Ini masalah bagi kita ya, kita waspada, nanti kita terima koreksi-koreksi itu. Kalau kita difitnah, kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai peringatan supaya kita waspada," kata Presiden.
Di sisi lain, Presiden menyebut pemerintah telah mencatat sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya. "Tidak dapat dipungkiri kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata, prestasi yang nyata," ujar Presiden.
Meski demikian, Presiden mengakui situasi global masih dipenuhi ketidakpastian akibat konflik di berbagai kawasan. Namun Predidn memastikan pemerintah tetap mampu menjaga arah pembangunan nasional.
"Alhamdulillah pemerintah kita, di mana Saudara-saudara adalah bagian dari pemerintah yang saya pimpin. Sudah satu setengah tahun, alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita," kata Presiden.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....