Sinergi DPR-Kementan Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi El Nino

  • 08 Apr 2026 12:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementan dan Komisi IV DPR RI bersinergi memperkuat ketahanan pangan menghadapi El Nino
  • Produksi beras meningkat signifikan dan Indonesia disebut telah mencapai swasembada pangan
  • Cadangan beras nasional mencapai sekitar 4,6 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah
  • Stok beras dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10–11 bulan ke depan
  • Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi seperti pemetaan wilayah rawan kekeringan dan pengelolaan air
  • Percepatan tanam dan penggunaan varietas tahan kekeringan terus dilakukan
  • DPR menilai ketahanan pangan sebagai isu strategis nasional di tengah perubahan iklim
  • Sinergi pemerintah dan DPR diharapkan menjaga stabilitas pangan nasional

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Komisi IV DPR RI memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global dan perubahan iklim. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan tetap aman dan stabil.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia telah mencapai swasembada pangan dalam waktu singkat. Produksi beras meningkat signifikan dalam satu tahun terakhir.

“Produksi beras meningkat 4,07 juta ton atau 13,29 persen,” ucapnya dalam rapat kerja di DPR, Selasa 7 April 2026. Ia menyebut cadangan beras nasional mencapai 4,6 juta ton, angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Menurutnya, stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 sampai 11 bulan ke depan. Kondisi ini dinilai aman menghadapi potensi El Nino dan gangguan global.

Selain beras, ketersediaan pangan strategis lain juga dalam kondisi cukup. Di antaranya bawang, cabai, daging, telur, dan gula.

Untuk menghadapi musim kemarau, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi. Di antaranya pemetaan wilayah rawan kekeringan dan optimalisasi pengelolaan air.

Selain itu, percepatan tanam dan penggunaan varietas tahan kekeringan juga dilakukan. Pemerintah juga menyiagakan alat dan mesin pertanian untuk menjaga produksi.

Di sisi lain, Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto menilai ketahanan pangan menjadi isu strategis nasional. Hal ini dipengaruhi dinamika geopolitik dan perubahan iklim.

Ia mengingatkan potensi El Nino dapat mengganggu produksi pangan, karena itu, diperlukan langkah antisipasi yang terintegrasi. “Kita semua sepakat bahwa ketahanan pangan adalah fondasi kedaulatan bangsa,” ucapnya.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga. Upaya ini diharapkan mampu menghadapi tantangan global ke depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....