Misi Perdamaian di Lebanon, Ketahui Kontribusi Indonesia dalam UNIFIL

  • 06 Apr 2026 12:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang pasukan terbesar dalam misi UNIFIL
  • Jumlah personel UNIFIL mencapai ribuan yang berasal dari berbagai negara menurut data terbaru
  • Indonesia menempati posisi kedua sebagai penyumbang pasukan terbanyak

RRI.CO.ID, Jakarta - Gugurnya prajurit TNI dalam misi UNIFIL di Lebanon menjadi pengingat peran besar Indonesia dalam perdamaian dunia. Keikutsertaan ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global.

Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang pasukan terbesar dalam misi UNIFIL. Peran ini telah berlangsung selama bertahun-tahun sebagai bagian dari kontribusi aktif di bawah naungan PBB.

Mengutip UN Peacekeeping, jumlah personel UNIFIL mencapai ribuan yang berasal dari berbagai negara menurut data terbaru. Dari jumlah tersebut, Indonesia menempati posisi kedua sebagai penyumbang pasukan terbanyak.

Per Januari 2026, jumlah personel UNIFIL mencapai 8.195 personel. Jumlah tersebut terdiri dari 7.375 pasukan militer, 173 staf perwira, dan 647 personel sipil.

UNIFIL memiliki otorisasi hingga 13.000 personel berseragam, yang didukung oleh staf sipil internasional dan lokal. Sementara, Indonesia termasuk salah satu penyumbang pasukan terbesar dalam misi UNIFIL.

Berdasarkan daftar top ten military contributors per Januari 2026, Indonesia berada di posisi kedua setelah Italia. Dalam jumlah personel yang dikirimkan ke misi tersebut, yakni sebanyak 756 pasukan.

Kontribusi Indonesia tidak hanya terbatas pada kekuatan militer semata. Pasukan TNI juga aktif dalam misi kemanusiaan dan pembangunan kepercayaan dengan masyarakat lokal.

Dalam pelaksanaannya, pasukan Indonesia menjalankan berbagai tugas penting di lapangan. Di antaranya meliputi:

  • Menjaga keamanan wilayah operasi bersama pasukan internasional
  • Membantu distribusi bantuan kemanusiaan kepada warga sipil
  • Mendukung stabilitas sosial melalui pendekatan kemasyarakatan

Prajurit Indonesia juga dikenal memiliki pendekatan humanis dalam menjalankan tugas. Hal ini membuat kehadiran mereka diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.

Partisipasi ini mencerminkan posisi Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi perdamaian dunia. Prinsip tersebut sejalan dengan amanat konstitusi untuk ikut menjaga ketertiban global.

Gugurnya prajurit TNI dalam misi ini menjadi duka sekaligus penghormatan atas pengabdian mereka. Dedikasi tersebut menegaskan bahwa kontribusi Indonesia dalam perdamaian dunia bukan sekadar simbol, melainkan nyata di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....