Mengenal UNIFIL, Misi Perdamaian Lebanon Bentukan PBB

  • 06 Apr 2026 11:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • UNIFIL merupakan pasukan penjaga perdamaian yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertugas menjaga stabilitas kawasan konflik di Lebanon Selatan
  • Pembentukan UNIFIL dilakukan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB pada tahun 1978
  • UNIFIL juga berperan dalam menjaga wilayah sensitif antara Blue Line dan Sungai Litani, karena harus dipastikan bebas dari senjata ilegal demi menjaga stabilitas

RRI.CO.ID, Jakarta - Gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon kembali menyoroti peran pasukan internasional. Salah satu misi yang menjadi perhatian adalah United Nations Interim Force in Lebanon atau UNIFIL.

Mengutip UNIFIL Mandate, UNIFIL merupakan pasukan penjaga perdamaian yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Misi ini bertugas menjaga stabilitas kawasan konflik di Lebanon selatan.

Pembentukan UNIFIL dilakukan melalui resolusi Dewan Keamanan PBB pada tahun 1978. Langkah ini diambil sebagai respons atas konflik yang melibatkan Lebanon dan Israel saat itu.

Markas besar UNIFIL berada di Naqoura, wilayah selatan Lebanon yang strategis. Pasukan ini terdiri dari personel militer dan sipil dari berbagai negara anggota PBB.

Dalam mandat awal, UNIFIL memiliki tiga tugas utama yang menjadi fokus utama. Tugas tersebut meliputi penarikan pasukan Israel, pemulihan perdamaian, dan dukungan kepada pemerintah Lebanon.

Seiring perkembangan situasi, mandat UNIFIL mengalami penyesuaian untuk menjawab tantangan terbaru. Perubahan ini terutama terjadi setelah konflik besar yang terjadi pada tahun 2006.

Saat ini, UNIFIL memiliki sejumlah peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan. Beberapa tugas utama tersebut antara lain:

  • Memantau penghentian permusuhan antara pihak yang bertikai di Lebanon selatan
  • Mendukung tentara Lebanon dalam menjaga keamanan wilayah
  • Mengawal akses bantuan kemanusiaan bagi masyarakat sipil

Selain itu, UNIFIL juga berperan dalam menjaga wilayah sensitif antara Blue Line dan Sungai Litani. Kawasan ini harus dipastikan bebas dari senjata ilegal demi menjaga stabilitas.

Koordinasi antara Lebanon dan Israel juga menjadi bagian penting dari tugas UNIFIL. Pasukan ini bertindak sebagai penengah untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih besar.

Keberadaan UNIFIL menjadi simbol komitmen global dalam menjaga perdamaian dunia. Misi ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam meredam konflik bersenjata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....