Risiko Tinggi di Lebanon, DPR Minta Perlindungan Maksimal untuk Prajurit TNI
- 06 Apr 2026 09:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono mengingatkan, pentingnya memitigasi risiko terhadap nyawa prajurit TNI
- Keputusan untuk berlindung di bunker adalah langkah taktis yang tepat
- Setiap kebijakan lapangan harus berorientasi pada perlindungan maksimal terhadap prajurit
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono mengingatkan, pentingnya memitigasi risiko terhadap nyawa prajurit TNI. Tetutama, prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon.
Pernyataan tegas politikus Golkar ini, sekaligus merespons arahan Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Jenderal Agus memerintahkan, prajurit TNI di Lebanon untuk berlindung di dalam bunker.
"Keputusan untuk berlindung di bunker adalah langkah taktis yang tepat. Sebagai, bentuk mitigasi risiko sambil tetap menghormati mandat yang diberikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," kata Dave dalam keterangannya kepada wartawan, di Jakarta, Senin, 6 April 2026.
Instruksi Jenderal Agus tersebut, ia menilai, mencerminkan kebijakan yang jelas. Sekaligus, bentuk keseriusan pimpinan TNI dalam menjalankan kebijakan mitigasi resiko terhadap pasukannya.
"Keselamatan personel ditempatkan sebagai prioritas utama. Sembari memastikan, mandat perdamaian tetap dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin," ucap Dave.
Kemudian, Dave mengingatkan, misi perdamaian di Lebanon memiliki risiko yang tinggi terhadap prajurit TNI. Oleh karenanya, setiap keputusan di lapangan harus mengedepankan keselamatan personel.
"Setiap kebijakan lapangan harus berorientasi pada perlindungan maksimal terhadap prajurit. Tanpa mengabaikan komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan," ujar Dave.
Sebelumnya, Panglima TNI Agus Subiyanto memerintahkan, prajurit TNI di Lebanon untuk tetap berada di dalam bungker. Prajurit TNI juga diminta sementara menghentikan seluruh aktivitas di luar markas.
Perintah tersebut, disampaikan Jenderal Agus saat melakukan videocall dengan Komandan Satuan Tugas (Satgas) Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon. “Jaga moral prajurit yang ada di sana, tetap melaksanakan pengamanan intern, masuk ke bunker-bunker,” kata Jenderal Agus dikutip dari akun Instagram pribadinya, Sabtu, 4 April 2026.
Menanggapi arahan tersebut, Komandan Satgas menyatakan kesiapan jajarannya untuk melaksanakan perintah Panglima. “Siap Panglima,” ucap Komandan Satgas menjawab arahan Jenderal Agus.
Agus juga menekankan, pentingnya menjaga semangat prajurit di tengah situasi yang memanas. “Dan jaga moral prajurit supaya tetap semangat," ucap Jenderal Agus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....