Prajurit TNI Diarahkan ke Bunker, DPR Nilai Kesiapsiagaan Taktis Tepat dan Terukur

  • 06 Apr 2026 09:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Komisi I DPR RI merespons, langkah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta prajurit TNI berlindung di bunker
  • Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini menilai, arahan prajurit TNI berlindung di bunker merupakan langkah kesiapsiagaan taktis
  • Langkah ini mencerminkan prioritas utama pada keselamatan personel

RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi I DPR RI merespons, langkah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta prajurit TNI berlindung di bunker. Perintah ini, ditujukan kepada prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon.

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini menilai, arahan prajurit TNI berlindung di bunker merupakan langkah kesiapsiagaan taktis. Ketika terjadi eskalasi serangan yang mengarah ke Markas UNIFIL, berlindung ke bunker merupakan langkah yang tepat dan terukur.

"Langkah ini mencerminkan prioritas utama pada keselamatan personel. Langkah antisipatif seperti evakuasi taktis ke bunker merupakan bentuk kesiapsiagaan yang tidak bisa ditawar," kata politikus NasDem ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin, 6 April 2026.

Dalam situasi konflik Timur Tengah yang berisiko tinggi terhadap prajurit TNI, menurutnya, keputusan cepat penting dilakukan. "Perintah berlindung dalam bunker saat terjadi eskalasi merupakan salah satu upaya perlindungan yang merupakan langkah tepat," ucap Amelia.

Kemudian, ia mendorong, pemerintah dan TNI terus melakukan evaluasi situasi secara berkala di Lebanon. Pemerintah dan TNI harus memperkuat sistem perlindungan pasukan dan memastikan adanya protokol kontinjensi yang adaptif terhadap perkembangan eskalasi.

"Keselamatan prajurit harus selalu menjadi prioritas di atas segala pertimbangan lainnya. Tanpa mengurangi komitmen Indonesia sebagai kontributor aktif dalam menjaga perdamaian dunia," ujar Amelia.

Sebelumnya, Panglima TNI Agus Subiyanto memerintahkan, prajurit TNI di Lebanon untuk tetap berada di dalam bungker. Prajurit TNI juga diminta sementara menghentikan seluruh aktivitas di luar markas.

Perintah tersebut, disampaikan Jenderal Agus saat melakukan videocall dengan Komandan Satuan Tugas (Satgas) Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon. “Jaga moral prajurit yang ada di sana, tetap melaksanakan pengamanan intern, masuk ke bunker-bunker,” kata Jenderal Agus dikutip dari akun Instagram pribadinya, Sabtu, 4 April 2026.

Menanggapi arahan tersebut, Komandan Satgas menyatakan kesiapan jajarannya untuk melaksanakan perintah Panglima. “Siap Panglima,” ucap Komandan Satgas menjawab arahan Jenderal Agus.

Agus juga menekankan, pentingnya menjaga semangat prajurit di tengah situasi yang memanas. “Dan jaga moral prajurit supaya tetap semangat," ucap Jenderal Agus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....