Gempa M5,2 Terjadi di Bitung, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
- 03 Apr 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gempa tektonik terjadi di Bitung pada 3 April 2026 dengan magnitudo diperbarui menjadi M5,0 oleh BMKG
- Episenter berada di laut kedalaman 19 kilometer dan termasuk gempa dangkal akibat deformasi kerak bumi
- Tidak berpotensi tsunami, namun merupakan bagian dari rangkaian 484 gempa susulan pascagempa M7,6 sebelumnya
RRI.CO.ID, Bitung – Gempabumi tektonik berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Jumat siang, 3 April 2026. Berdasarkan analisis terbaru BMKG, gempa tersebut diperbarui menjadi magnitudo 5,0 tanpa potensi tsunami.
Peristiwa gempa terjadi pada pukul 11.42.04 WIB dengan lokasi episenter berada di laut, 3 April 2026. Titik gempa terdeteksi pada koordinat 1,56 derajat Lintang Utara dan 126,25 derajat Bujur Timur.
Dilansir dari laman Indonesia Tsunami Early Warning System, pusat gempa berada sekitar 126 kilometer arah timur laut dari Kota Bitung, Sulawesi Utara. Kedalaman hiposenter tercatat mencapai 19 kilometer di bawah permukaan laut menurut hasil analisis BMKG.
Dengan mempertimbangkan posisi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tergolong sebagai gempabumi dangkal akibat deformasi kerak bumi. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa dipicu oleh pergerakan naik atau dikenal sebagai sesar dorong.
Dampak gempa dirasakan di wilayah Batang Dua dan Ternate dengan skala intensitas III MMI. Getaran terasa jelas di dalam rumah, menyerupai sensasi kendaraan berat yang melintas di sekitar lokasi.
Hasil pemodelan yang dilakukan BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah terdampak. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Gempa ini merupakan bagian dari rangkaian susulan setelah gempa kuat Magnitudo 7,6 yang terjadi sebelumnya. Hingga pukul 11.55 WIB, tercatat 484 gempa susulan dengan magnitudo terbesar M5.8 dan terkecil M1,7.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....