BNN Kerahkan Fasilitator Perkuat Pencegahan Narkoba hingga Desa

  • 01 Apr 2026 18:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Narkotika Nasional RI memperkuat upaya pencegahan narkoba hingga tingkat desa
  • Sebanyak 1.818 fasilitator P4GN dikerahkan sebagai ujung tombak di masyarakat
  • Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya angka penyalahgunaan narkoba secara nasional

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Narkotika Nasional RI memperkuat upaya pencegahan narkoba hingga tingkat desa. Sebanyak 1.818 fasilitator P4GN dikerahkan sebagai ujung tombak di masyarakat.

Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya angka penyalahgunaan narkoba secara nasional. Survei prevalensi 2025 mencatat angka mencapai 2,11 persen atau 4,15 juta jiwa.

“Kondisi ini mendorong BNN untuk memperkuat layanan P4GN melalui fasilitator. Fasilitator menjadi ujung tombak pencegahan di tengah masyarakat,” kata Sekretaris Utama BNN RI Tantan Sulistyana, Rabu, 1 April 2026.

Ia menegaskan ancaman narkoba berdampak multidimensi. Karena itu, penguatan layanan berbasis masyarakat menjadi strategi utama yang ditempuh.

Program fasilitator disebut sebagai inisiatif baru yang belum sepenuhnya didukung anggaran. Namun, hal tersebut diharapkan tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat luas.

BNN menekankan seluruh pegawai harus tetap berinovasi dalam kondisi keterbatasan. Komitmen sebagai insan antinarkoba dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan.

Kepala PPSDM BNN RI Caca Syahroni menjelaskan pelatihan disusun secara komprehensif. Materi mencakup pencegahan, pemberdayaan, rehabilitasi, hukum, hingga layanan publik.

Pelatihan juga mencakup pengaduan masyarakat dan dukungan laboratorium narkotika BNN. Hal ini bertujuan meningkatkan kapasitas fasilitator dalam menjalankan tugas di lapangan.

Fasilitator berasal dari pegawai BNN tingkat pusat hingga daerah di seluruh Indonesia. Mereka akan ditugaskan memperkuat layanan P4GN hingga desa dan kelurahan.

“Penugasan bertujuan meningkatkan efektivitas program dan memperluas jangkauan layanan. Sekaligus memperkuat implementasi P4GN di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Caca.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu membangun jejaring yang kuat. Mereka juga dituntut menyampaikan layanan P4GN secara optimal kepada masyarakat.

BNN menargetkan fasilitator mempercepat program Desa dan Kelurahan Bersinar. Selain itu, kesadaran publik terhadap bahaya narkoba diharapkan semakin meningkat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....