Kepala BNN Paparkan Capaian Nasional pada Sidang Komisi Narkotika di Wina

  • 18 Mar 2026 15:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala BNN Paparkan Keberhasilan Rehabilitasi "Ananda Bersinar" di Wina
  • Indonesia Soroti Tren Narkotika Sintetis dan Modus Baru Lewat Vaping
  • Dukung Resolusi PBB dalam Perkuat Kerja Sama Global Lawan Narkotika

RRI.CO.ID, Wina - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi Ario Seto memaparkan pencapaian nasional dalam penanggulangan narkotika. Hal itu disampaikan Suyudi saat menghadiri sidang ke-69 Commission on Narcotic Drugs atau Komisi Narkotika (CND) pada 9 – 13 Maret 2026, di Wina, Austria.

Acara yang berlangsung di Vienna International Centre (VIC) ini merupakan forum utama PBB. Dalam sesi Debat Umum, Suyudi mengungkapkan salah satu keberhasilan Indonesia dalam memerangi narkotika adalah dengan penguatan program rehabilitasi.

“Termasuk pengungkapan ratusan kasus narkotika, pembongkaran jaringan perdagangan narkotika termasuk sindikat internasional. Serta, penguatan program rehabilitasi melalui kampanye “Ananda Bersinar” yang melibatkan ratusan lembaga rehabilitasi di seluruh Indonesia,” ujar Suyudi dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri RI.

Kepala BNN dalam pernyataan nasional juga menyoroti meningkatnya kompleksitas situasi narkotika global. Termasuk, proliferasi synthetic drugs, pemanfaatan jalur maritim oleh jaringan perdagangan narkotika serta penggunaan platform digital oleh sindikat kejahatan transnasional.

“Indonesia menekankan tindakan tegas terhadap jaringan kejahatan narkotika sekaligus memastikan pendekatan rehabilitasi yang humanis. Dan, berbasis hak asasi manusia bagi korban penyalahgunaan narkotika,” katanya menegaskan.

Sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam diskusi global, Indonesia juga menyelenggarakan pameran di Rotunda Hall, VIC. Pemeran bertema “Enhancing International Cooperation for Future Development Starting from Children: ‘Ananda Bersinar’ to Address Drug Challenges”.

Kegiatan ini merupakan kerja sama BNN dengan KBRI/PTRI Wina. Acara pembukaan dilakukan oleh Kepala BNN dan turut dihadiri Duta Besar/Wakil Tetap RI serta para Dubes/Watap negara sahabat di Wina.

Sidang ke-69 Commission on Narcotic Drugs atau Komisi Narkotika (CND) yang berlangsung di Vienna International Centre (VIC) ini merupakan forum utama PBB (Foto: Dokumentasi/PTRI Wina)

Indonesia juga menyelenggarakan side event mengenai bahaya vape dan narkotika. Termasuk, menyoroti meningkatnya tren penggunaan perangkat vaping yang terkontaminasi narkotika serta pentingnya penguatan regulasi, kerja sama internasional.

Sementara, sidang Komisi Narkotika ke-69, Komisi mengadopsi sejumlah resolusi yang membahas berbagai aspek penanggulangan masalah narkotika global. Antara lain penguatan mekanisme peringatan dini terhadap kemunculan narkotika sintetis dan zat psikoaktif baru.

Kemudian, peningkatan integritas rantai pasok dalam mencegah penyalahgunaan bahan dan peralatan untuk produksi narkotika ilegal. Serta, penguatan implementasi UN Guiding Principles on Alternative Development.

Sebagai anggota Commission on Narcotic Drugs periode 2024-2027, Indonesia mendukung adopsi resolusi-resolusi tersebut sebagai bagian dari komitmen. Yaitu, untuk memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi dinamika permasalahan narkotika global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....