Verifikasi 11 Juta Peserta PBI Capai 98 Persen

  • 31 Mar 2026 23:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Verifikasi 11 juta peserta PBI
  • Capai 98 persen
  • Reaktivasi peserta BPJS
  • Pasien katastropik direaktivasi
  • Sinkronisasi DTSEN
  • Perbaikan data bansos

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan verifikasi 11 juta peserta PBI BPJS Kesehatan mencapai 98 persen. Verifikasi dilakukan bersama Badan Pusat Statistik.

Saifullah Yusuf mengatakan verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Data disinkronkan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

“Progres verifikasi di lapangan sudah mencapai 98 persen,” ucapnya di Jakarta, Selasa 31 Maret 2026.

Ia mengatakan 11 juta peserta tersebut sebelumnya dinonaktifkan. Pemerintah kemudian melakukan reaktivasi bagi peserta yang memenuhi kriteria.

Kemensos telah mereaktivasi otomatis lebih dari 106 ribu pasien penyakit katastropik. Selain itu reaktivasi melalui Surat Keputusan dilakukan pada Maret.

Sebanyak 246.280 penerima manfaat telah direaktivasi melalui Surat Keputusan. Sementara 276.788 penerima manfaat masih dalam proses reaktivasi.

Reaktivasi tersebut akan diterbitkan melalui Surat Keputusan pada April 2026. Status aktif kepesertaan berlaku tiga bulan setelah SK terbit.

Saifullah Yusuf mengatakan total peserta yang telah direaktivasi mencapai 625.221 orang. Jumlah tersebut sekitar 5,6 persen dari total peserta dinonaktifkan.

Ia mengatakan percepatan verifikasi menjadi prioritas pemerintah. Pemerintah ingin menjamin perlindungan kesehatan masyarakat miskin.

Kemensos menemukan masih ada ketidaktepatan sasaran penerima PBI. Penduduk miskin belum seluruhnya terdaftar sebagai penerima bantuan.

Penduduk Desil 1 sampai 5 yang belum menerima PBI mencapai lebih dari 54 juta jiwa. Sementara lebih dari 15 juta penerima justru berasal Desil 6 sampai 10.

Pemerintah akan menyelesaikan sinkronisasi data dengan DTSEN. Setelah sinkronisasi selesai, kepesertaan akan disesuaikan kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....