DPR Dorong Investigasi Serangan TNI UNIFIL dan Perlindungan

  • 30 Mar 2026 18:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gugurnya prajurit TNI dalam misi UNIFIL akibat serangan di Lebanon memicu keprihatinan nasional
  • Insiden tersebut menegaskan tingginya risiko tugas pasukan penjaga perdamaian di kawasan konflik
  • Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI

RRI.CO.ID, Jakarta - Gugurnya prajurit TNI dalam misi UNIFIL akibat serangan di Lebanon memicu keprihatinan nasional. Insiden tersebut menegaskan tingginya risiko tugas pasukan penjaga perdamaian di kawasan konflik.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI. “Kami menyampaikan duka cita mendalam, semoga almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga diberi ketabahan,” kata Sukamta, Senin, 30 Maret 2026.

Ia menilai pengabdian TNI dalam misi perdamaian PBB merupakan komitmen nyata Indonesia di kancah global. Kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan ketertiban dunia.

Namun, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa misi perdamaian tidak lepas dari risiko tinggi. Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian dinilai sebagai pelanggaran serius hukum internasional.

DPR menegaskan pentingnya langkah tegas untuk merespons insiden tersebut secara terukur. Pemerintah didorong memastikan perlindungan maksimal bagi prajurit yang bertugas di luar negeri.

Selain itu, proses investigasi internasional harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Langkah ini penting untuk memastikan kejelasan dan pertanggungjawaban atas insiden yang terjadi.

Sukamta menilai Indonesia harus tetap menjunjung tinggi prinsip perdamaian global. Namun, kehormatan dan martabat bangsa juga harus dijaga dalam setiap situasi.

Ia menekankan ketegasan harus berjalan beriringan dengan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan. Pendekatan ini dinilai penting dalam menghadapi dinamika geopolitik yang kompleks.

Indonesia diharapkan terus memainkan peran aktif dalam misi perdamaian dunia. Peran tersebut tetap harus diiringi perlindungan optimal terhadap setiap prajurit TNI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....