Presiden Minta Penataan Rel Dipercepat, Ini Strategi KAI

  • 27 Mar 2026 16:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Instruksi Presiden ke Dirut KAI: Percepatan Inventarisasi Permukiman Bantaran Rel dan Penyiapan Solusi Hunian Layak
  • Instruksi Presiden kepada Dirut KAI dimulai dari kawasan Pasarsenen dan diperluas ke seluruh jalur yang dikelola KAI dengan kondisi serupa sebagai dasar penataan yang terarah
  • KAI mengelola lebih dari 327 juta meter persegi lahan perkeretaapian yang memiliki potensi untuk mendukung pengembangan hunian

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto baru saja meninjau kawasan bantaran rel Stasiun Pasarsenen Jakarta Pusat pada Kamis, 26 Maret 2026. Peninjauan tersebut menjadi awal percepatan penataan permukiman warga yang berada di sekitar jalur rel kereta api.

Presiden memberikan instruksi kepada Direktur Utama Kereta Api Indonesia melakukan inventarisasi permukiman warga di bantaran rel secara menyeluruh. Instruksi tersebut dimulai dari kawasan Pasarsenen dan diperluas ke seluruh jalur yang dikelola KAI dengan kondisi serupa.

Kegiatan peninjauan berlangsung di Kelurahan Kramat Kecamatan Senen Jakarta Pusat setelah Presiden menyapa langsung sejumlah masyarakat setempat.Pemerintah menilai inventarisasi tersebut penting sebagai dasar penataan kawasan yang lebih terarah dan berkelanjutan ke depan.

“Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba, Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas, dan KAI (Kereta Api Indonesia) serta sejumlah pejabat terkait untuk membangun rumah hunian bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Presiden juga menekankan perlunya penyiapan solusi hunian terstruktur melalui kolaborasi lintas kementerian dalam jangka pendek dan panjang.Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan penataan kawasan yang lebih aman dan tertib bagi masyarakat sekitar jalur rel.

Presiden Prabowo Subianto (kemeja biru, paling kanan) bersama jajaran menteri dan pejabat kementerian/lembaga,termasuk Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin (kemeja putih, ketiga dari kanan), setelah meninjau di sekitar jalur rel kawasan Senen membahas pembangunan perumahan layak dalam pertemuan di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026, (Foto: PT KAI)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menindaklanjuti instruksi Presiden melalui pengamanan area serta inventarisasi kawasan dan warga terdampak. Langkah tersebut menjadi bagian awal proses penataan kawasan bantaran rel secara bertahap dan terukur di berbagai wilayah.

“KAI mendukung instruksi Presiden melalui inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel dan pengamanan area. Kami berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk solusi jangka pendek, serta dengan kementerian dan pihak lainnya untuk langkah jangka panjang,” ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam keterangan kepada RRI, Jumat 27 Maret 2026.

KAI akan melakukan pengecekan serta kajian lanjutan di kawasan Pasarsenen sebagai tahap awal penataan kawasan tersebut.Hasil kajian tersebut nantinya akan diperluas ke titik lain di sepanjang jalur kereta api yang memiliki kondisi serupa.

Penataan kawasan bantaran rel diarahkan untuk menghadirkan hunian layak sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.Upaya tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan keteraturan kawasan dan keselamatan perjalanan kereta api di wilayah terkait.

“KAI menindaklanjuti instruksi Presiden melalui tiga langkah utama, yaitu inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel, pengamanan area perkeretaapian, serta kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk solusi jangka pendek dan dengan pihak lainnya untuk langkah jangka panjang guna mendukung hunian yang layak serta peningkatan taraf hidup masyarakat,” tutup Bobby ya g biasa di sapa bapak DZ oleh para pegawai di internal KAI.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....