Dirut KAI Tinjau Pelayanan Lebaran LRT Jabodebek
- 22 Mar 2026 22:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Direktur Utama KAI melakukan peninjauan stasiun guna memastikan kesiapan operasional Angkutan Lebaran 1447 Hijriah pada Minggu, 22 Maret 2026.
- Penerapan tarif khusus satu rupiah diberlakukan bagi penumpang kereta pada dua hari pertama perayaan Idulfitri tahun 2026 mendatang.
- Infrastruktur pendukung dan layanan lintas raya terpadu Jabodebek siap memfasilitasi integrasi antarmoda transportasi umum demi menunjang kenyamanan pelanggan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin meninjau operasional LRT Jabodebek. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Minggu, 22 Maret 2026 untuk memastikan kelancaran arus mudik serta balik.
Dirut KAI berkeliling stasiun guna memeriksa fasilitas teknis dan kualitas layanan. Lokasi tinjauan mencakup Stasiun Jati Mulya sampai Stasiun Dukuh Atas demi mendukung pergerakan masyarakat pada libur Lebaran.
“LRT Jabodebek memastikan semua lini pelayanan, baik di stasiun maupun di dalam kereta, berada dalam kondisi optimal. Kesiapan petugas frontliner juga menjadi perhatian utama agar pengguna mendapatkan layanan yang responsif dan informatif selama periode Lebaran 2026,” kata Bobby, Minggu.
Ia didampingi Executive Vice President LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia selama inspeksi. Corporate Secretary Kereta Api Indonesia Wisnu Pramudyo ikut mendampingi kunjungan kerja lapangan itu.
Peninjauan difokuskan pada titik strategis seperti Halim serta Cawang untuk mendukung efisiensi perjalanan seluruh masyarakat nanti. KAI menerapkan tarif spesial Rp1 selama dua hari pertama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Manager of Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika memberikan penjelasan detail mengenai alur kunjungan manajemen tersebut. Radhitya menyebutkan Dirut KAI sempat menyapa langsung para penumpang di dalam rangkaian kereta api.
“LRT Jabodebek berperan penting dalam mendukung mulai dari konektivitas antarmoda seperti Kereta Cepat Whoosh, Commuter Line, KA Bandara, MRT Jakarta, Transjakarta, hingga terhubung dengan destinasi wisata seperti TMII dan pusat perbenlanjaan. Dengan keunggulan tersebut, layanan ini diharapkan mampu menunjang mobilitas masyarakat secara optimal,” ucap Radhitya.
Moda transportasi rel perkotaan ini memiliki jalur yang terintegrasi dengan berbagai pilihan pusat aktivitas warga Jakarta. Lokasi stasiun juga terhubung erat dengan kawasan permukiman penduduk serta simpul transportasi penting pada wilayah Jabodetabek.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....