Mensos Pastikan Rencana Penerapan WFA Tidak Ganggu Pelayanan Sosial
- 27 Mar 2026 11:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Sosial memastikan kebijakan Work From Anywhere tidak mengganggu pelayanan sosial
- Pelayanan bantuan sosial dan layanan masyarakat tetap berjalan normal
- Kementerian Sosial menyiapkan skema kerja selama kebijakan WFA
- Koordinasi dilakukan dengan jajaran pimpinan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan
- Sekitar 60 persen pegawai menjalankan Work From Anywhere
- Kebijakan WFA diterapkan saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2026
- WFA bertujuan mengurangi kepadatan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran
- Pelayanan sosial tetap menjadi prioritas utama Kementerian Sosial
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan rencana penerapan kebijakan Work From Anywhere/WFA (bekerja darimana saja/red) tidak akan mengganggu pelayanan sosial kepada masyarakat. Pelayanan bantuan sosial dan layanan masyarakat tetap berjalan seperti biasa.
Saifullah Yusuf mengatakan Kementerian Sosial telah menyiapkan skema kerja selama kebijakan WFA. Simulasi dan pengaturan kerja dilakukan agar pelayanan publik tetap berjalan.
“Kalau nanti ada WFA, kami pastikan tidak akan mengganggu pelayanan. Pelayanan untuk masyarakat akan tetap jalan,” kata Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis 26 Maret 2026.
| Baca juga: Mensos Pastikan Tindak Lanjut Temuan BPK |
Ia mengatakan Kementerian Sosial terus melakukan rapat koordinasi dengan jajaran pimpinan. Koordinasi dilakukan untuk menyiapkan skema kerja selama kebijakan WFA.
Menurutnya, seluruh sumber daya manusia Kementerian Sosial diharapkan tetap bekerja maksimal. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.
“Kami terus rapat dengan Pak Wamen, Pak Sesjen, dan seluruh jajaran. Kami berupaya membuat simulasi dan skema kerja,” ucapnya.
Ia menambahkan jumlah pegawai yang menjalankan Work From Anywhere sekitar 60 persen. Kebijakan tersebut sama seperti kebijakan WFA yang telah diterapkan sebelumnya.
Kementerian Sosial memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu selama kebijakan WFA berlangsung. Pelayanan bantuan sosial dan layanan sosial tetap berjalan seperti biasa.
Kebijakan Work From Anywhere diterapkan pemerintah pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. WFA diberlakukan pada 16–17 Maret serta 25–27 Maret 2026 untuk mengurangi kepadatan mobilitas masyarakat.
Pemerintah memberikan fleksibilitas kerja bagi aparatur sipil negara agar pelayanan tetap berjalan. Kebijakan ini juga bertujuan mengurai kemacetan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....