Tahun 2027, Pemerintah Pusat Lakukan Penajaman 80 Program Prioritas
- 14 Agt 2026 20:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Pusat bakal melakukan penajaman terhadap 80 program prioritas pada tahun 2027 mendatang.
- 80 program prioritas tersebut termasuk dari rencana kerja program kerja pembangunan nasional dalam delapan cluster prioritas.
RRI.CO.ID, Jakarta- Pemerintah Pusat bakal melakukan penajaman terhadap 80 program prioritas pada tahun 2027 mendatang. Hal tersebut disampaikan Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027.
Konferensi pers sendiri digelar di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Pusat di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Dan dihadiri sejumlah Menteri dan kepala lembaga.
Menurutnya 80 program prioritas tersebut termasuk dari rencana kerja program kerja pembangunan nasional. Yakni dalam delapan cluster prioritas.
Adapun 8 cluster prioritas tersebut meliputi, kedaulatan pangan, kemandirian energi, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi. Kemudian pembangunan infrastruktur, perumahan dan ketahanan bencana dan penguatan ekonomi kerakyatan dan desa serta pengentasan kemiskinan.
Ia menyebut bahwa program pembangunan pada 2027 merupakan akselerasi. Yang mana semua pihak bergerak untuk hasil pembangunan nyata pada 2029 mendatang.
"Akselerasi adalah tahun eksekusi bahwa APBN, BUMN, swasta dan daerah bergerak untuk hasil nyata. Dan ini dalam rangka pencapaian target 2029," katanya.
Rachmat Pambudy mengatakan, bahwa rencana kerja pemerintah yang disusun untuk tahun 2027 merupakan kelanjutan rencana kerja tahun sebelumnya. Yakni tahun 2025 dan 2026.
Pihaknya juga menegaskan, bahwa semua rencana kerja tersebut sejalan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Asta Cita Presiden. Serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Jangka Panjang Nasional Indonesia.
"Kami pastikan semua rencana kerja yang dilakukan Bapak Presiden bersama pemerintah dan kementerian dan lembaga itu sejalan dengan UUD 45. Dan asta cita serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Jangka Panjang Nasional Indonesia," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....