Menteri Haji: Kesiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

  • 26 Mar 2026 22:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta — Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyatakan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini hampir mencapai 100 persen. Menhaj mengatakan hal itu lewat keterangannya, Kamis, 26 Maret 2026.

“Manasik haji harus dimaksimalkan sebagai bekal utama. Ini dilakukan agar ibadah berjalan tertib, aman, dan sesuai syariat,” ujar Moch. Irfan.

Menurutnya, seluruh aspek layanan seperti akomodasi di Makkah dan Madinah, konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan jemaah telah dipersiapkan. Mengenai penerbitan visa disebut telah melampaui 95 persen.

Pemerintah Indonesia juga telah menjalin komunikasi dengan pihak syarikah di Arab Saudi memastikan kualitas layanan. Persiapan itu termasuk distribusi kartu Nusuk yang akan diterima jemaah di embarkasi,” ucapnya.

Kartu Nusuk adalah identitas digital resmi wajib bagi jemaah haji untuk masuk ke Makkah, Madinah, dan Armuzna. Kartu ini diterbitkan Arab Saudi untuk mencegah jemaah ilegal dan wajib dikalungkan/dibawa, sebagai akses layanan.

Pemberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026. Menhaj berharap situasi global, di Timur Tengah, tetap kondusif agar rangkaian ibadah haji berjalan aman dan lancar.

Sebelumnya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, mengatakan negaranya tetap aman. Meski saat ini ada perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, “kerajaan Arab Saudi sampai saat ini tetap aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh persiapan penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar sesuai rencana. Kerajaan Arab Saudi telah menetapkan rencana ibadah haji tahun ini dan semuanya tidak ada kendala.

Jumlah jemaah haji Indonesia tahun 2026 ditetapkan sebanyak 221.000 jemaah. Kuota tersebut terdiri dari 203.320 jemaah reguler (termasuk lansia) dan 17.680 jemaah haji khusus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....