Kemenhaj RI Gandeng BKN Gelar Seleksi CAT Petugas Haji 2027
- 31 Agt 2026 15:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Haji dan Umrah RI bekerja sama dengan BKN menggelar seleksi CAT serentak bagi 3.220 peserta nakes PPIH 2027.
- Penggunaan sistem CAT BKN menggantikan sistem mandiri gawai untuk mencegah kendala teknis dan menjamin akuntabilitas rekrutmen.
- Peserta lolos CAT wajib mengikuti pemeriksaan kesehatan serta pendidikan pelatihan selama satu bulan sebelum bertugas.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam seleksi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji. Ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) diselenggarakan secara serentak bagi 3.220 peserta tenaga kesehatan.
Pelaksanaan tes terbagi pada 34 lokasi Kantor Regional serta Unit Pelaksana Teknis BKN tingkat provinsi. Penggunaan sistem digital nasional bertujuan meningkatkan kualitas serta transparansi rekrutmen petugas penyelenggara haji.
Langkah kolaborasi antarlembaga tersebut diambil guna meminimalisasi kendala teknis perangkat pribadi peserta seleksi sebelumnya. Evaluasi menyeluruh terus dilakukan demi memastikan kesiapan pelayanan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Kasubdit Penyiapan Pemetaan dan Rekrutmen Petugas Haji Ihsan Faisal meninjau langsung pelaksanaan ujian di Jakarta. Peninjauan lokasi ujian di Kantor Pusat BKN Cililitan tersebut dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026.
"Tahun lalu dan sebelumnya kita melaksanakan CAT mandiri dengan sistem kita, para peserta menggunakan gawainya masing-masing yang tentu sangat bervariatif dari sisi jenis dan kualitasnya, sehingga berpotensi menimbulkan kendala teknis. Tahun ini kita coba memperbaikinya dengan menggandeng BKN yang sudah kredibel dan sangat kompeten di bidang CAT," kata Ihsan saat meninjau pelaksanaan ujian di Kantor Pusat BKN Cililitan, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.
Ihsan menegaskan pentingnya penerapan prinsip akuntabilitas dalam pembukaan segel ruang ujian sebelum tes dimulai. Prosedur ketat tersebut disaksikan secara bersama oleh tim penilai dan perwakilan Inspektorat Jenderal kementerian.
"Sebelum masuk ruangan, kita saksikan bersama pembukaan segel. Ini artinya kita menjamin akuntabilitas pelaksanaan CAT ini," ujar Ihsan.
Ihsan memaparkan bahwa sebanyak 194 peserta dari total 204 undangan hadir mengikuti ujian di pusat. Seleksi berbasis komputer ini menjadi tahapan kedua setelah verifikasi berkas administrasi calon petugas pelayanan.
Tahapan pengujian selanjutnya meliputi pemeriksaan kesehatan fisik serta pelaksanaan pendidikan (Diklat) dan pelatihan intensif satu bulan. Rangkaian pembekalan akhir dirancang untuk mencetak petugas lapangan yang profesional, kompeten, serta siap melayani jemaah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....