Menteri Dody Targetkan Tiga Sekolah Rakyat Tahap III Kepri Rampung Juni 2027
- 30 Agt 2026 02:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menetapkan target penyelesaian tiga Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau pada Juni 2027.
- Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III akan dilaksanakan di tiga lokasi: Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.
- Kesiapan lahan menjadi faktor kritis untuk memastikan proyek berjalan sesuai jadwal, sehingga Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memenuhi semua persyaratan pembangunan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan tiga Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau rampung Juni 2027. Target tersebut mencakup pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.
Dody mengatakan kesiapan lahan menjadi faktor penting untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai target. Karena itu, Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh persyaratan pembangunan terpenuhi sejak awal.
“Sekolah Rakyat yang tahap ketiga ini semua kita targetkan selesai di Juni 2027. Karena kan Juli itu anak-anak harus masuk,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Dody menekankan penyelesaian pembangunan pada Juni 2027 diperlukan sebelum siswa memulai kegiatan pendidikan. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan fisik selesai tepat waktu agar sekolah siap digunakan.
Selain kesiapan lahan, pembangunan Sekolah Rakyat juga membutuhkan dukungan infrastruktur dasar untuk menunjang kegiatan pendidikan siswa. Infrastruktur tersebut meliputi akses menuju lokasi, air bersih, sanitasi, serta berbagai utilitas pendukung lainnya.
Program Sekolah Rakyat ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Karena itu, Kementerian PU mendukung program tersebut melalui pembangunan sarana pendidikan yang layak, berkualitas, dan terpadu.
Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau dirancang sebagai lingkungan pendidikan terpadu dengan berbagai fasilitas pendukung kehidupan siswa. Fasilitas tersebut mencakup ruang kelas, asrama, sarana olahraga, ruang kegiatan siswa, serta fasilitas kesehatan.
Sebagai informasi, di Tanjungpinang, calon lokasi Sekolah Rakyat berada di Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 12 hektare dan merupakan aset Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Dari keseluruhan lahan tersebut, sekitar tujuh hektare telah dinyatakan clear untuk pembangunan tahap awal. Sementara, sekitar lima hektare lainnya disiapkan sebagai lahan pengembangan Sekolah Rakyat Tanjungpinang.
Sekolah Rakyat Tanjungpinang dirancang untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas sekitar 1.260 siswa. Kapasitas tersebut terdiri atas 36 rombongan belajar yang disiapkan dalam kompleks pendidikan terpadu.
Untuk kebutuhan air bersih, tahap awal direncanakan menggunakan sumur bor dengan persetujuan penggunaan air tanah. Sementara, dalam jangka panjang, kebutuhan air direncanakan berasal dari Embung Sei Timun.
Sementara itu, calon Sekolah Rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas berada di Desa Langir, Kecamatan Palmatak. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas telah menyiapkan lahan seluas sekitar 6,9 hektare untuk pembangunan tersebut.
Untuk di Kabupaten Natuna, calon Sekolah Rakyat berada di Kota Ranai, Kecamatan Bunguran Timur. Bangunan tersebut akan berdiri di lahan milik Pemerintah Kabupaten Natuna dengan luas sekitar 10,53 hektare.
Dari lahan Natuna tersebut, saat ini sekitar 8,6 hektare telah dinyatakan clear untuk mendukung pembangunan. Untuk kebutuhan air jangka pendek pada lokasi ini direncanakan menggunakan sumur bor, sedangkan jangka panjang memanfaatkan Embung Sebayar.
Kementerian PU akan terus mengawal pembangunan ketiga Sekolah Rakyat tersebut sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Seluruh pekerjaan fisik ditargetkan selesai paling lambat Juni 2027 agar siap digunakan pada tahun ajaran berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....