Mengulas Makna, Hikmah, hingga Sejarah Iduladha Terkait Nabi Ibrahim AS

  • 24 Mar 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Raya Iduladha atau Idul Kurban dikenal sebagai salah satu hari besar umat Islam di seluruh dunia
  • Perayaan ini diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah
  • Pada tahun ini, Iduladha 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026
  • Simak makna, hikmah, hingga peristiwa sejarah penting dalam perayaan Iduladha yang berkaitan dengan Nabi Ibrahim AS
  • Sejarah Iduladha bermula dari perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS

RRI.CO.ID, Jakarta - Hari Raya Iduladha atau Idul Kurban dikenal sebagai salah satu hari besar umat Islam di seluruh dunia. Perayaan ini diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah.

Pada tahun ini, Iduladha 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Simak makna, hikmah, hingga peristiwa sejarah penting dalam perayaan Iduladha yang berkaitan dengan Nabi Ibrahim AS.

Perayaan Iduladha tidak hanya berkaitan dengan ibadah kurban semata bagi umat Islam. Iduladha juga menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.

Perayaan ini sarat dengan nilai pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT. Umat Islam memperingatinya melalui salat Id dan penyembelihan hewan kurban.

Melansir laman Antara, Ibadah kurban dilakukan sebagai bentuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS. Kisah tersebut menjadi dasar utama dalam sejarah peringatan Iduladha.

Sejarah Iduladha

Sejarah Iduladha bermula dari perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS. Ia diminta untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS, sebagai ujian keimanan.

Perintah tersebut menjadi ujian berat bagi Nabi Ibrahim dan keluarganya. Namun, keduanya menerima dengan penuh keikhlasan dan tanpa keraguan.

Ketika proses penyembelihan akan dilakukan, Allah SWT mengganti Nabi Ismail dengan seekor domba. Peristiwa ini menjadi simbol penghargaan atas ketaatan dan keteguhan iman.

Kisah tersebut kemudian menjadi landasan utama perayaan Idul Adha. Umat Islam mengenangnya melalui ibadah kurban setiap tahun.

Makna Hikmah Iduladha

Iduladha mengandung makna mendalam tentang pengorbanan dan keikhlasan. Nilai tersebut menjadi pelajaran penting dalam kehidupan beragama.

Melalui ibadah kurban, umat Islam diajak untuk meneladani ketaatan Nabi Ibrahim. Ketulusan dalam menjalankan perintah Allah menjadi inti utama ajaran ini.

Selain nilai spiritual, Iduladha juga mengandung pesan sosial yang kuat. Umat Islam diajarkan untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

Pembagian daging kurban menjadi simbol kepedulian sosial dalam masyarakat. Tradisi ini mempererat hubungan antarindividu dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan Idul Adha diawali dengan salat Id secara berjamaah. Salat biasanya dilakukan di masjid atau lapangan terbuka.

Setelah salat, umat Islam melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Hewan yang umum digunakan adalah sapi, kambing, atau domba.

Daging kurban kemudian dibagikan kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Prioritas utama diberikan kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan.

Selain itu, Iduladha juga berkaitan erat dengan ibadah haji di Makkah. Ibadah ini merupakan rukun Islam kelima bagi umat yang mampu.

Haji wajib dilakukan sekali seumur hidup bagi yang memenuhi syarat. Momentum Idul Adha semakin memperkuat makna ibadah tersebut.

Perayaan ini bukan sekadar tradisi tahunan semata. Idul Adha menjadi pengingat penting tentang nilai pengorbanan dan kepatuhan.

Dengan memahami maknanya, umat Islam dapat meningkatkan kualitas keimanan. Iduladha menjadi momentum memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....