Perbedaan Tanggal Idulfitri Negara-Negara, dari Kamis hingga Sabtu

  • 19 Mar 2026 13:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sejumlah negara seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menetapkan Idulfitri 2026 pada Jumat setelah hilal tidak terlihat dan Ramadan disempurnakan 30 hari
  • Beberapa negara lain merayakan lebih awal pada Kamis, sementara yang lain menetapkan Sabtu karena faktor visibilitas hilal
  • Penentuan Idulfitri berbeda antarnegara karena penggunaan metode rukyat dan perhitungan astronomi, serta menunggu keputusan resmi masing-masing otoritas

RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah negara di dunia menetapkan Idulfitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Hal tersebut ditetapkan setelah hilal Syawal tidak terlihat dan Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari.

Negara-negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, dan Kuwait melaporkan tidak terlihatnya hilal. Oleh karena itu, negara-negara tersebut menetapkan Jumat sebagai hari raya, dilansir dari Gulf News, Kamis, 19 Maret 2026.

Sementara itu, Turki menentukan Idulfitri melalui perhitungan astronomi. Di sisi lain, Australia menggunakan kombinasi perhitungan dan observasi untuk mengonfirmasi tanggal yang sama.

Di sisi lain, beberapa negara menetapkan Idulfitri lebih awal pada Kamis, 19 Maret 2026, setelah berhasil mengonfirmasi terlihatnya hilal. Negara-negara tersebut antara lain Afghanistan, Niger, dan Mali.

Perbedaan ini mencerminkan variasi metode penentuan awal bulan Hijriah di berbagai negara, baik melalui rukyat maupun perhitungan astronomi. Sebagian besar negara di kawasan Timur Tengah turut menetapkan Idulfitri pada Jumat, termasuk Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak.

Di kawasan Afrika, banyak negara juga mengikuti penetapan yang sama, seperti Nigeria, Somalia, Senegal, dan Kamerun. Namun, tidak semua negara merayakan Idulfitri pada hari yang sama.

Singapura menetapkan Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, karena hilal dinilai tidak mungkin terlihat pada Kamis. Sementara itu, sejumlah negara lain masih menunggu hasil rukyat hilal untuk menentukan tanggal pasti perayaan.

Negara-negara yang masih menanti pengumuman resmi antara lain Malaysia, Brunei, serta negara Asia Selatan seperti India, Pakistan, dan Bangladesh. Negara Timur Tengah seperti Oman dan Yordania, serta negara Afrika Utara seperti Maroko dan Aljazair belum mengumumkan keputusan final.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....