Hari Terpadat Arus Balik Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Jawaban Jasa Marga

  • 22 Mar 2026 09:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Para pemudik Idulfitri 1447 Hijriah terus menyoroti, informasi penting terkait waktu prediksi puncak arus balik Lebaran 2026
  • Lantas, tanggal berapa hari tersibuk atau terpadat puncak arus balik Lebaran 2026?
  • puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi dalam dua gelombang besar
  • Prediksi kami pada arus balik nanti adalah di tanggal 24 Maret 2026

RRI.CO.ID, Jakarta - Para pemudik Idulfitri 1447 Hijriah terus menyoroti, informasi penting terkait waktu prediksi puncak arus balik Lebaran 2026. Terlebih, puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi sebanyak dua gelombang besar.

Lantas, tanggal berapa hari tersibuk atau terpadat puncak arus balik Lebaran 2026?. Untuk mendapatkan jawabannya, simak penjelasan dari PT Jasa Marga (Persero) dalam artikel ini.

Dirut Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan, puncak arus balik Lebaran 2026 (Idulfitri 1447 Hijriah) diprediksi tidak terjadi sekali. Melainkan, puncak arus balik Lebaran 2026 terjadi dalam dua gelombang besar.

“Prediksi kami pada arus balik nanti adalah di tanggal 24 Maret 2026. Pada hari itu, volume kendaraan dari berbagai arah menuju Jabodetabek dan kota lainnya diperkirakan melonjak tajam," kata Rivan saat memberikan keterangan di Gedung JMTC Jasa Marga, Bekasi, Jawa Barat, dikutip Minggu, 22 Maret 2026.

Kemudian, ia menjelaskan, puncak arus balik juga diprediksi terjadi kembali pada 28–29 Maret 2026. Gelombang kedua ini, kemungkinan muncul karena masyarakat memanfaatkan libur tambahan dan cuti bersama.

"Untuk mengurai kepadatan pada dua puncak tersebut, masyarakat bisa mempertimbangkan kembali pada 26–27 Maret. Saat kondisi lalu lintas diperkirakan lebih lengang," ucap Rivan.

Pada tanggal tersebut, Rivan menuturkan, pemudik Lebaran 2026 bisa memanfaatkan diskon tarif tol 30 persen. “Lihat kepadatan jalan sehingga betul-betul menikmati kembali dalam arus balik nanti, selamat sampai tujuan,” ujar Rivan.

Sebelumnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau, masyarakat memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26–27 Maret 2026. Guna mendistribusikan arus kendaraan saat arus balik Lebaran agar tidak terpusat dalam satu waktu.

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, mengatakan pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal seperti saat arus mudik. Hal ini demi memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.

“Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder. Mulai dari TNI, kementerian terkait hingga pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat,” ujar Tjahyono dalam keterangannya, Sabtu 21 Maret 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....