Presiden Soroti Pola Belanja Daerah, Ada Mobil Dinas Capai Rp8 Miliar

  • 20 Mar 2026 07:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Presiden Prabowo Subianto menyebut pola belanja oleh kepala daerah tidak efisien
  • 2. Presiden Prabowo soroti mobil dinas gubernur Rp8 miliar
  • 3. Presiden Prabowo minta kepala daerah bekerja dengan penuh tanggung jawab
  • 4. Menurut Kepala Negara, anggaran besar seharusnya untuk infrastruktur di daerah

RRI.CO.ID, Bogor- Presiden Prabowo Subianto menyoroti pola belanja daerah yang dinilai belum efisien, termasuk dalam penggunaan anggaran untuk fasilitas pejabat. Presiden Prabowo menyinggung ada kepala daerah yang memiliki mobil dinas senilai Rp8 miliar.

"Banyak pejabat itu menurut saya ini tidak efisien, anda lihat sendiri, kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” kata Presiden Prabowo, seperti dalam tayangan youtube Presiden Prabowo, yang dilihat pada Jumat, 20 Maret 2026.

Presiden Prabowo membandingkan dirinya yang menggunakan kendaraan dinas buatan dalam negeri seperti Maung. Menurutnya produksi dalam negeri, harganya jauh lebih murah bahkan dengan fasilitas yang lebih lengkap.

“Saya Presiden Indonesia, saya pakai mobil Maung buatan Indonesia, harganya Rp700 juta itu. Mungkin karena ini presiden, ada anti peluru, mungkin jadi Rp1 miliar, tapi tidak sampai Rp8 miliar, kita selidiki semua, efisiensi,” katanya.

Baca Juga: https://berita.rri.co.id/nasional/2262392/presiden-minta-menteri-kaji-penghematan-imbas-perang-iran?nocache=true

Menurut Kepala Negara, anggaran besar yang dimiliki pemerintah daerah, seharusnya untuk memperbaiki atau membangun infrastruktur bagi kepentingan rakyat. Presiden Prabowo mencontohkan jembatan di desa banyak yang rusak.

"Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi tidak dilaksanakan. Contoh tadi jembatan, jembatan desa, rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan," ujarnya.

"Maaf, ada dana desa, ke mana dananya? bupati ke mana, dana gubernur? .Tapi oke lah, saya ambil tanggung jawab, jadi, kita harus terbuka, kita harus fair," katanya menegaskan.

Presiden Prabowo mengingatkan tanggung jawab kepala daerah dalam mengelola anggaran untuk digunakan kepentingan rakyat. Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kesadaran bahwa tugas utama kepala daerah melayani masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran.

"Habis itu kunjungan kerja-kunjungan kerja, sudahlah itu yang kita minta, kesadaran, rasa tanggung jawab, iya kan?. Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” kata Presiden Prabowo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....