Musim Kemarau 2026, DPR Ingatkan Penting Penyesuaian Pola Tanam Daerah Kering

  • 18 Mar 2026 06:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah mendorong, pemerintah masif turun ke petani selama musim kemarau 2026
  • penyesuaian pola tanam di daerah rawan kekeringan agar menjaga produksi beras nasional
  • Pemerintah perlu segera memperbaiki dan memastikan fungsi sistem irigasi pertanian berjalan optimal

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah mendorong, pemerintah masif turun ke petani selama musim kemarau 2026. Politikus PKB ini mengingatkan, penting penyesuaian pola tanam di daerah rawan kekeringan agar menjaga produksi beras nasional.

"Pemerintah perlu segera memperbaiki dan memastikan fungsi sistem irigasi pertanian berjalan optimal. Selain itu, penyediaan pompa air bagi petani, optimalisasi embung dan waduk pertanian, percepatan perbaikan jaringan irigasi yang rusak," kata Rina dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.

Tidak hanya itu, Rina mendesak, Kementan RI bersama pemerintah daerah untuk segera memetakan wilayah rawan kekeringan. Dengan pemetaan yang akurat, bantuan dan intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

"Antisipasi sejak dini sangat penting. Agar musim kemarau tidak berdampak besar terhadap ketahanan pangan nasional," ucap Rina.

Sebelumnya, BMKG memprediksi, mengenai awal musim kemarau tahun ini. BMKG memproyeksikan, sebanyak 325 zona musim (46,5 persen) wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau lebih awal.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengungkapkan, musim kemarau kali ini berpotensi berlangsung lebih lama. Bahkan, lebih kering dari kondisi normal dari tahun-tahun sebelumnya.

Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung. Kemudian, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur

Lalu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Timur, hingga Papua Pegunungan. Selain itu, 114 zona musim lainnya diprediksi akan memasuki musim kemarau pada periode April 2026 mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....