Di Tadarus Ekologi LPOI, Menko Pangan Ungkap Cadangan BBM dan Beras Aman
- 13 Mar 2026 21:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan kondisi pangan dan energi Indonesia masih relatif aman. Meski konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi memengaruhi stabilitas global.
Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan dalam acara Tadarus Ekologi yang diselenggarakan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) bersama Kedutaan Besar Tiongkok untuk RI di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026. Menurut Zulkifli dampak dari ketegangan global memang tidak bisa dihindari, karena sebagian impor energi Indonesia berasal dari kawasan tersebut.
“Keadaan yang kita hadapi tentu berdampak. Tidak mungkin tidak ada dampaknya, terutama di sektor migas karena sekitar 20 persen impor minyak dan gas kita berasal dari Timur Tengah,” ujar Zulkifli.
Meski demikian, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketahanan energi nasional. Ia menjelaskan cadangan BBM nasional saat ini berada jauh di atas batas minimal.
“Ketentuan minimal cadangan BBM adalah 16 hari. Saat ini stok kita sekitar 26 hari, bahkan ada yang sampai 36 hari. Jadi secara umum masih aman,” katanya.
Selain menjaga cadangan, pemerintah juga melakukan diversifikasi sumber pasokan energi. Dengan langkah tersebut, jika terjadi gangguan pasokan dari suatu wilayah, Indonesia masih dapat memperoleh pasokan dari sumber lain.
“Kalau ada pasokan yang terganggu, kita bisa membeli dari sumber lain. Jadi untuk energi relatif aman,” ujarnya.
Di sektor pangan, Zulkifli Hasan menyebut kondisi Indonesia saat ini justru sangat kuat. Bahkan stok beras nasional disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah.
Ia menuturkan, kebijakan penguatan ketahanan pangan sebenarnya telah dipersiapkan jauh sebelumnya oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebab, Pemerintah sering mengingatkan soal potensi konflik dan perang di berbagai wilayah.
“Dulu mungkin banyak yang tidak percaya. Namun, sekarang ternyata benar-benar terjadi,” kata Zulkifli.
Menurutnya, kebijakan tersebut kini terlihat hasilnya. Pemerintah memperkirakan cadangan beras nasional akan mencapai sekitar lima juta ton pada April mendatang.
“Alhamdulillah, stok beras kita sekarang tertinggi sepanjang sejarah. Nanti sekitar April kita sudah punya sekitar lima juta ton. Artinya kondisi pangan sangat melimpah,” ujarnya.
Meski kondisi relatif aman, pemerintah tetap menyiapkan berbagai skenario antisipasi jika situasi global semakin memburuk. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah kebijakan penghematan energi, termasuk kemungkinan penerapan kembali sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH).
Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah akan terus bekerja untuk menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global. “Kami terus bekerja siang dan malam. Semua hari adalah hari kerja demi memastikan kondisi negara tetap aman dan stabil,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....