Komisi III DPR Dorong Baharkam Polri Perkuat Pengamanan Arus Mudik 2026

  • 11 Mar 2026 15:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID,Jakarta - Komisi III DPR RI meminta Baharkam Polri memperkuat pengamanan menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Hal ini untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.

“Peningkatan aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri memerlukan kesiapsiagaan aparat keamanan secara maksimal. Kami meminta Polri mengoptimalkan kegiatan pengamanan selama arus mudik dan arus balik, hingga perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2026,” kata Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Menurut dia, penguatan pengamanan diperlukan untuk menjaga kelancaran arus transportasi. Sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Komisi III DPR juga menyatakan dukungan terhadap program-program prioritas Baharkam Polri pada tahun anggaran 2026. Dan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Program-program yang diarahkan pada pencegahan, pembinaan, serta kedekatan dengan masyarakat perlu terus diperkuat. Ini agar tercipta situasi keamanan yang kondusif,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri memastikan pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik berjalan efektif dan efisien. Atas hal tersebut pihak melakukan kordinasi melakui Operasi Ketupat 2026 momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Baharkam Polri, Komjen Pol Karyoto, mengatakan koordinasi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan langkah pre-emtif, preventif. Serta dukungan bantuan operasi selama periode mudik Lebaran.

“Kami mengoordinasikan berbagai satuan tugas agar pelaksanaan Operasi Ketupat berjalan optimal. Sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Karyoto.

Pihaknya juga turut melakukan pengamanan pada kawasan permukiman yang ditinggalkan pemudik serta pusat-pusat keramaian. Seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan lokasi strategis yang ramai dikunjungi masyarakat selama libur Idul Fitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....