Pesan Presiden Prabowo pada Nuzulul Qur'an

  • 11 Mar 2026 02:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan peringatan Nuzulul Qur'an, yakni untuk memahami makna dari setiap ayat suci Al-Qur'an. Selanjutnya menjalankan nilai-nilainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Saudara-saudara sekalian, peringatan Nuzulul Qur'an kali ini saya kira adalah suatu kesempatan bagi kita sekalian untuk masing-masing memahami. Masing-masing meresapi arti daripada apa yang diajarkan dalam Al-Qur'an itu tersebut,"kata Presiden Prabowo dalam sambutannya pada peringatan Nuzulul Quran tingkat kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Presiden Prabowo berharap agar momen Nuzulul Qur'an memberi keberkahan bagi rakyat Indonesia. Pasalnya pada malam ke-21 atau 10 hari terakhir pada bulan Ramadan, terdapat Lailatul Qadar yang bagi Umat Islam memiliki keistimewaan.

"Malam ke-21, malam ganjil, yang kita percaya Lailatul Qadar turun di antara malam ganjil bulan Ramadan pada 10 hari terakhir. Semoga ini akan menambah kebaikan keberkahan bagi kita semua,"ujarnya.

Sementara itu, Ulama dan Cendekiawan Muslim Prof Muhammad Quraish Shihab menyampaikan pesan pentingnya nilai kedamaian seperti di dalam Al-Qur'an. Quraish Shihab menjelaskan Al-Qur’an menempatkan perdamaian sebagai tujuan penting yang harus diwujudkan dalam kehidupan manusia.

“Allah Swt mewajibkan kita mewujudkan kedamaian, kedamaian bermula dari jiwa kita. Kedamaian yang dari jiwa ini keluar ke tengah masyarakat kita, ke tengah masyarakat dunia,” ujar Quraish Shihab.

Ia menambahkan perdamaian merupakan dambaan seluruh manusia dan menjadi pesan kuat dalam Al-Qur’an. Bahkan, ketika pihak yang dianggap sebagai lawan mengajak untuk berdamai, umat diajarkan untuk menerima ajakan tersebut.

“Kedamaian adalah dambaan semua manusia, dambaan semua agama. Sedemikian penting kedamaian ini sampai-sampai Al-Quran menyatakan apabila musuh mengajak kamu untuk berdamai maka terimalah perdamaian itu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Quraish menjelaskan bahwa Al-Qur’an memberikan petunjuk menuju berbagai jalan kedamaian yang pada akhirnya mengantarkan manusia menuju jalan lurus. Quraish Shihab juga menegaskan bahwa upaya mewujudkan perdamaian harus tetap berjalan seiring dengan penegakan keadilan.

“Kita ingin damai, tapi kita tidak ingin mengorbankan keadilan. Kita ingin damai, tetapi keadilan pun hendaknya kita tegakkan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....