Kemensos–Kemen PPA Bahas Pemulihan Korban Bencana
- 10 Mar 2026 22:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono bertemu Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan. Pertemuan membahas rencana kolaborasi pemulihan korban bencana di Sumatra.
Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Sosial, Selasa 10 Maret 2026. Kedua pihak membahas langkah percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Wamensos Agus Jabo mengatakan Kementerian Sosial menyalurkan dua jenis bantuan sosial. Bantuan tersebut berupa bansos reguler dan bansos adaptif.
Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana. Pemerintah juga berupaya menyalurkan bantuan sebelum Idulfitri.
“Kami berusaha menyalurkan bantuan semaksimal mungkin sebelum Lebaran. Namun dasar penyaluran bantuan tetap menggunakan data,” ucapnya.
Ia menjelaskan berbagai kementerian dan lembaga turut berkolaborasi membantu korban bencana. Tujuannya agar masyarakat segera bangkit dan membangun kehidupan kembali.
Penyaluran bantuan harus berdasarkan data yang telah diverifikasi. Data tersebut disetujui kepala daerah dan disahkan Menteri Dalam Negeri.
Sumber data berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Data tersebut menjadi dasar penyaluran bantuan sosial.
Melalui data tersebut, Kemensos menyalurkan berbagai bantuan adaptif. Bantuan meliputi santunan ahli waris dan jaminan hidup.
Selain itu terdapat bantuan isian rumah bagi korban bencana. Pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial ekonomi sebagai stimulus pemberdayaan.
Sementara itu, Wamen PPA Veronica Tan mendukung percepatan pemulihan korban bencana. Ia menekankan pentingnya perlindungan bagi perempuan dan anak.
Menurutnya, perempuan dan anak harus tetap mendapat pendampingan. Program pemberdayaan perlu diberikan agar mereka kembali produktif.
“Saat tinggal di hunian sementara, perempuan harus tetap didampingi agar mampu bertahan,” ucapnya.
Ia mengatakan Kementerian PPA menyiapkan Program Kebun Perempuan. Program tersebut dirancang untuk membantu perempuan bertahan secara ekonomi.
Program ini diharapkan dapat diterapkan di hunian sementara maupun hunian tetap. Perempuan dapat memanfaatkan lahan untuk berkebun.
Wamensos Agus Jabo menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menilai program pemberdayaan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Melalui hasil berkebun, masyarakat diharapkan memperoleh tambahan penghasilan. Program ini juga membantu mempercepat pemulihan ekonomi korban bencana.'
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....