Pemerintah Fokus Kembangkan Tujuh Subsektor Prioritas Ekonomi Kreatif

  • 10 Mar 2026 19:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menetapkan tujuh subsektor prioritas dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kontribusi sektor kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, mengatakan penetapan subsektor prioritas tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Fokus tersebut diharapkan dapat mempercepat perkembangan industri kreatif di Indonesia.

“Presiden Prabowo meminta kita fokus ke tujuh subsektor prioritas secara nasional. Kalau sektor prioritas di daerah provinsi, kabupaten, kota bisa berbeda-beda, tetapi secara nasional ada tujuh,” ujarnya dalam dialog bersama Pro3 RRI, di Jakarta, Selasa 10 Maret 2026.

Riefky menjelaskan ada tiga subsektor utama yang menjadi prioritas adalah kuliner, kriya, dan fashion. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian serta mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“Pertama adalah kuliner, kedua kriya dan ketiga fashion. Karena tiga subsektor ini penyumbang perekonomian dan juga tenaga kerja paling banyak,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga memberi perhatian pada empat subsektor lain yang berkembang pesat, terutama di kalangan generasi muda. Keempat subsektor tersebut meliputi game, aplikasi, film termasuk animasi, serta musik.

“Jadi tujuh subsektor itu yang berkembang sangat pesat dan juga ada tren positif perkembangannya. Perkembangan yang empat baru tadi, game, aplikasi, film termasuk animasi, dan musik,” kata Riefky.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital turut mendorong pertumbuhan subsektor tersebut. Banyak generasi muda yang kini terlibat dalam industri game, pengembangan aplikasi, hingga produksi konten kreatif.

Riefky menambahkan pemerintah juga melihat peluang baru dalam perkembangan teknologi masa depan. Beberapa bidang seperti kecerdasan buatan (AI), blockchain, dan web3 mulai dilirik sebagai bagian dari pengembangan subsektor ekonomi kreatif.

“Nanti yang juga akan menjadi prioritas kita seperti subsektor teknologi baru. Diantaranya AI, blockchain, web3, termasuk juga konten digital seperti konten kreator, afiliator, dan lain-lain,” ujarnya.

Ia berharap fokus pada tujuh subsektor tersebut dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Selain itu, pengembangan subsektor ini juga diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....