Pemerintah Tetapkan Tujuh Subsektor Prioritas Ekonomi Kreatif
- 30 Jul 2026 11:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah menetapkan tujuh subsektor prioritas sebagai fokus pengembangan ekonomi kreatif.
- Kuliner, kriya, dan fesyen diprioritaskan karena memberikan kontribusi ekonomi terbesar.
- Gim, aplikasi, film, dan musik dipilih karena memiliki pertumbuhan paling pesat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menetapkan tujuh subsektor prioritas sebagai fokus pengembangan ekonomi kreatif nasional. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan tiga subsektor diprioritaskan karena memberikan kontribusi ekonomi terbesar. Ketiganya meliputi kuliner, kriya, dan fesyen yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi kreatif nasional.
"Tetapi secara nasional, Bapak Presiden meminta bahwa fokus ke 7 subsektor, walaupun secara daerah tentu mempunyai potensi yang berbeda-beda. Kenapa? Karena yang kuliner, kriya, fashion ini kontribusinya terhadap ekonomi sangat tinggi," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan subsektor gim, aplikasi, film, dan musik. Menurut, keempat subsektor tersebut dipilih karena memiliki pertumbuhan paling cepat dan prospek besar dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis inovasi dan teknologi.
"Empat subsektor lainnya adalah gim, aplikasi, film, dan musik. Sektor-sektor ini tumbuh sangat pesat dan menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi kreatif ke depan," ucapnya.
Ia berharap penetapan subsektor prioritas tersebut dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Pemerintah juga terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar pelaku ekonomi kreatif semakin berdaya saing di pasar domestik maupun global.
Melalui penguatan tujuh subsektor tersebut, pemerintah berharap ekonomi kreatif semakin mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri. Langkah tersebut juga diharapkan memperluas kontribusi ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....