Bapanas Perkuat Distribusi Pangan Kepulauan Seribu

  • 07 Mar 2026 21:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Kabupaten Tangerang - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong penguatan distribusi pangan ke wilayah kepulauan. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi Pasar Kronjo.

Pasar Kronjo di Kabupaten Tangerang menjadi salah satu hub distribusi pangan. Pasokan dari pasar tersebut mengalir menuju Kepulauan Seribu.

Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Bapanas Budi Waryanto meninjau langsung Pasar Kronjo. Peninjauan dilakukan pada Jumat 6 Maret 2026.

Menurut Budi Waryanto, Pasar Kronjo memiliki peran strategis. Pasar ini menjadi simpul distribusi pangan kawasan pesisir.

“Pasar Kronjo berperan penting sebagai simpul distribusi menuju kawasan pesisir dan kepulauan,” ucap Budi Waryanto.

Ia menilai penguatan pasokan pangan perlu dilakukan. Kemitraan pedagang dengan BUMN pangan juga didorong.

Harga sejumlah komoditas di pasar tersebut relatif stabil. Harga daging sapi masih dalam batas kewajaran.

Pedagang menyebut harga paha depan sekitar Rp135 ribu per kilogram. Harga paha belakang sekitar Rp140 ribu per kilogram.

Harga cabai rawit merah juga mulai turun. Harga kini sekitar Rp100 ribu per kilogram.

Sebelumnya harga cabai rawit merah sempat mencapai Rp120 ribu per kilogram. Penurunan dipicu membaiknya pasokan.

Sementara itu harga daging ayam ras stabil. Harga berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

Bapanas juga menyoroti distribusi minyak goreng rakyat. Pasokan Minyakita di Pasar Kronjo perlu ditingkatkan.

Budi Waryanto mendorong pedagang bermitra dengan Perum Bulog. Kemitraan dilakukan untuk menyalurkan Minyakita.

Kemitraan ini memastikan Minyakita dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi. Distribusi juga menjadi lebih efisien.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyatakan dukungan pemerintah daerah. Pemda akan mempercepat penerbitan izin usaha pedagang.

Pedagang didorong segera memperoleh Nomor Induk Berusaha. Dengan izin tersebut pedagang dapat bermitra dengan Bulog.

“Pemda akan mempercepat penerbitan NIB bagi pedagang agar dapat memesan Minyakita langsung,” ucap Soma Atmaja.

Sebagian besar pedagang cabai memperoleh pasokan dari Pasar Induk Tanah Tinggi. Pasar tersebut menjadi pusat distribusi cabai.

Karena itu pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi. Langkah ini menjaga kelancaran pasokan pangan.

Penguatan distribusi dilakukan melalui Pasar Kronjo dan Pasar Induk Tanah Tinggi. Upaya tersebut menjaga stabilitas harga pangan.

Pemerintah berharap ketersediaan pangan semakin terjamin. Hal ini penting bagi masyarakat pesisir dan kepulauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....