Mafindo: Isu Penghentian Program MBG usai Lebaran Tidak Benar
- 07 Mar 2026 20:06 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) memastikan informasi mengenai penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah Idul Fitri tidak benar. Isu tersebut sebelumnya beredar luas di media sosial dan menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat.
Informasi tersebut muncul dari unggahan akun Facebook bernama Putii Sgh yang menampilkan foto dengan narasi tertentu. Unggahan itu menyebut Presiden Prabowo Subianto akan menghentikan program MBG secara resmi setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Di media sosial kemarin sempat muncul adanya konten yang katanya program MBG akan dihentikan oleh Prabowo sesudah Idul Fitri. Ini tepatnya di akun Facebook Putii Sgh yang mengungkap foto dengan narasi Presiden Prabowo akan menghentikan MBG,” ujar Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho segmen Cek Fakta Pro 3 RRI di Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan unggahan tersebut telah mendapat cukup banyak perhatian dari pengguna media sosial. Konten itu tercatat mendapat sekitar 1.500 tanda suka, lebih dari 2.000 komentar, serta telah dibagikan puluhan kali oleh pengguna lain.
“Ketika kami memasukkan kata kunci Prabowo hentikan MBG setelah Idul Fitri, tidak ditemukan informasi seperti itu. Justru yang muncul adalah pemberitaan yang membantah isu tersebut,” katanya.
Ia menyebut sejumlah media nasional juga telah memuat klarifikasi terkait kabar tersebut. Salah satunya berasal dari pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional yang menegaskan tidak ada rencana penghentian program MBG.
Dalam pemberitaan yang ditelusuri, justru disebutkan program MBG direncanakan untuk diperluas. Hal ini sekaligus membantah narasi yang beredar di media sosial mengenai penghentian program tersebut.
“Jadi itu yang bisa kita klarifikasi adalah informasi yang tidak benar Kalau MBG akan dihentikan setelah Idul Fitri,” kata bung Jeck.
Mafindo mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Masyarakat juga diharapkan dapat memanfaatkan sumber informasi resmi maupun media kredibel untuk memastikan kebenaran suatu informasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....