Korban Terdampak Bencana di Bireun Dapat Bantuan Peralatan Dapur
- 06 Mar 2026 09:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta –Satgaswil Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, menyerahkan bantuan peralatan dapur kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor. Salah satunya untuk korban di Kabupaten Bireuen, Sumatra Utara.
“Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga. Khususnya untuk kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan,” kata Kasatgaswil PRR Aceh Safrizal ZA, Jumat, 6 Maret 2026.
Safrizal mengatakan, bantuan ini untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana. Agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
“Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Pemerintah hadir untuk mendukung proses pemulihan secara nyata dan bertahap,” kata Safrizal.
Ia menuturkan, bantuan peralatan dapur tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga. Sekaligus menjadi langkah penting dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
Satgas PRR Wilayah Aceh terus melakukan berbagai langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Ini bertujuan agar kehidupan masyarakat dapat segera pulih dan bangkit kembali setelah bencana.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di sejumlah gampong (desa) terdampak banjir dan longsor. Yakni Gampong Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan sebanyak 320 kepala keluarga (KK).
Kemudian Gampong Meuse, Kecamatan Kuta Blang sebanyak 120 KK; Gampong Blang Panjoe, Kecamatan Kuta Blang sebanyak 60 KK. Serta Gampong Dayah Panjoe, Kecamatan Kuta Blang sebanyak 50 KK.
Secara keseluruhan, bantuan peralatan dapur tersebut diperuntukkan bagi 600 kepala keluarga. Khususnya di wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bireuen.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, menyerahkan, bantuan senilai Rp86,1 miliar. Bantuan ini untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat banjir bandang di Kabupaten Bireuen.
“Sesuai arahan Presiden, masyarakat harus segera beraktivitas kembali. Dengan dana stimulan ini, rumah yang rusak ringan dan sedang bisa segera diperbaiki,” ujar Pratikno.
Total penerima bantuan di Bireuen mencapai 4.347 kepala keluarga (KK). Rinciannya, 2.954 KK dengan rumah rusak ringan menerima Rp15 juta per KK, total Rp44,31 miliar.
Sementara 1.393 KK dengan rumah rusak sedang menerima Rp30 juta per KK, total Rp41,79 miliar. Pemerintah juga berkomitmen mempercepat pembangunan rumah bagi korban dengan kerusakan berat, meski membutuhkan waktu lebih panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....