Buya Yahya Apresiasi Presiden Rangkul Ulama

  • 06 Mar 2026 07:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ulama Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang merangkul ulama. Presiden Prabowo menggelar buka puasa bersama yang dilanjutkan berdialog dengan ulama, ormas Islam dan pengasuh pondok pesantren.

Buya Yahya mengatakan, ulama mendapatkan penjelasan yang utuh terkait kondisi global, termasuk imbas perang Iran dengan Amerika Serikat-Israel. Para ulama juga memahami komitmen Presiden Prabowo untuk menjaga kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI).

"Alhamdulillah kami mendengar cita-cita besar dari Presiden kita untuk menjaga negeri ini. Saat negara-negara lain dengan hiruk-pikuk peperangan dan lain sebagainya, semangat beliau untuk menjaga negeri ini," katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 5 Maret 2026.

Buya mengajak rakyat berdoa agar Presiden diberikan kekuatan untuk memimpin Indonesia, diberi kelancaran dalam menjalankan program pro rakyat. Buya mengatakan, jika ada kekurangan pada kepemimpinan Presiden Prabowo, maka rakyat dapat memberi masukan seperti melalui forum dialog.

"Tugas kita mendoakan, ini sering kita lupakan, mungkin sering bincang, teriak, dan sebagainya, kita lupa mohon kepada Allah. Semoga Allah memberikan kekuatan ke semua program-program kebaikan yang beliau rencanakan, kita mohon kepada Allah semoga dimudahkan," ujarnya.

"Jika ada kekurangan beliau sangat terbuka untuk kita beri masukan," ucapnya. "Insyaallah dialog semacam itu atau paling tidak perkumpulan pertemuan semacam ini semoga bisa terus berlanjut".

Buya juga menyampaikan pesan untuk rakyat Indonesia untuk menjaga kesejukan, hindari kegaduhan. Sebab, Indonesia adalah negara besar, negara hebat dengan berbagai tantangan.

Oleh sebab itu, lanjutnya, jika ada permasalahan, maka dapat diselesaikan dengan baik tanpa mencaci-maki, mengolok-olok dan menghina. Buya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar melindungi bangsa Indonesia.

"Beliau sudah cerita panjang lebar tentang tantangan-tantangan negeri ini, akan bisa terjaga negeri ini adalah dengan kebersamaan, persatuan. Bagaimana kalau ada permasalahan segera diselesaikan dengan indah, bukan dengan caci-maki, olok-olokan, dan prasangka buruk," ujarnya menegaskan.

Acara buka puasa bersama dengan Presiden Prabowo, diikuti oleh 170 ulama dan habaib. Acara dilanjutkan dengan dialog yang berlangsung dari pukul 20.00-23.15WIB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....