Wapres Tinjau Integrasi AI dalam Pembelajaran di SMP Santo Yusup Bandung
- 04 Mar 2026 13:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di SMP Santo Yusup, Kota Bandung. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi teknologi dalam proses belajar mengajar di tingkat pendidikan menengah pertama.
Setibanya di lokasi, Wapres meninjau kegiatan pembelajaran. Dalam kesempatan itu, ia berdialog dengan para guru dan siswa terkait penerapan AI dalam mata pelajaran Informatika.
“Saya mengapresiasi bahwa pengaplikasian coding sudah bisa diterapkan di SMP. Walaupun produknya masih sangat standar, tapi saya mengapresiasi bahwa dengan usia anak-anak yang masih SMP, mereka bisa menciptakan sebuah alat,” ujar Wapres, Rabu, 4 Maret 2026.
Wapres berharap, para siswa dapat terus mengembangkan inovasi yang telah dirintis tersebut agar semakin bermanfaat di masa mendatang. “Kedepannya diharapkan bisa lebih mengembangkan lagi produk-produk yang bisa bermanfaat, dan lebih maju lagi dari yang sudah ada,” ujarnya.
Kedatangan Wapres sendiri disambut baik siswa dan guru di SMP Santo Yusup. Guru TIK SMP Santo Yusup, Didit Wahyu Triono, menjelaskan AI telah diintegrasikan ke dalam pembelajaran sejak diberlakukannya Kurikulum Merdeka.
“AI sudah diintegrasikan ke mata pelajaran Informatika sejak Kurikulum Merdeka diterapkan di sekolah ini. Secara otomatis literasi digital juga diterapkan secara bersamaan,” ujar Didit.
Ia menjelaskan, langkah tersebut dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut siswa untuk terbiasa mengikuti kemajuan teknologi informasi. Menurut Didit, AI diajarkan untuk membantu proses pembelajaran sekaligus mengembangkan bakat dan minat siswa.
“AI merupakan alat yang dapat membantu anak-anak mendapatkan sudut pandang dari sisi lain. AI juga bisa digunakan sebagai kamus dan perpustakaan digital yang dimanfaatkan untuk menyelesaikan permasalahan coding,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejak program ini berjalan, siswa dapat mempelajari banyak hal yang mungkin tidak mereka peroleh dari buku pelajaran. Sekolah menyediakan fasilitas pendukung seperti laboratorium komputer yang mudah diakses.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....