Kemenag Luncurkan 40 Buku Digital PAI Terintegrasi Smart PAI Berbasis AI

  • 06 Agt 2026 16:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan 40 buku digital Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terintegrasi dengan platform Smart PAI berbasis Artificial Intelligence (AI).
  • Buku-buku tersebut terdiri atas 39 buku teks PAI dan Budi Pekerti untuk jenjang PAUD/TK hingga SMA/SMK dan SLB, serta satu buku ajar PAI untuk perguruan tinggi umum.
  • Platform Smart PAI dapat diakses melalui laman smartpai.kemenag.go.id.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan 40 buku digital Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terintegrasi dengan platform Smart PAI berbasis Artificial Intelligence (AI). Buku-buku tersebut terdiri atas 39 buku teks PAI dan Budi Pekerti untuk jenjang PAUD/TK hingga SMA/SMK dan SLB, serta satu buku ajar PAI untuk perguruan tinggi umum.

Platform Smart PAI dapat diakses melalui laman smartpai.kemenag.go.id. Ekosistem pembelajaran berbasis web ini menyediakan buku digital, kelas interaktif, bank soal, perpustakaan digital, asesmen pembelajaran, hingga asisten AI yang menjawab pertanyaan berdasarkan materi resmi Kemenag.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengatakan transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari dalam dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan agama harus mampu mengikuti perubahan cara belajar generasi muda tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.

“Kita harus lebih cepat mengikuti perkembangan teknologi. Anak-anak kita sekarang berbeda dengan generasi sebelumnya. Jangan sampai pendidikan agama tertinggal dari cara belajar mereka,” ujar Nasaruddin Umar saat peluncuran 40 buku PAI dan Budi Pekerti di Jakarta, Rabu, 6 Agustus 2026.

Ia menilai kehadiran teknologi AI telah mengubah cara peserta didik memperoleh pengetahuan. Karena itu, buku pelajaran harus dikembangkan menjadi bagian dari sistem pembelajaran digital yang interaktif, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menjelaskan seluruh buku telah tersedia dalam platform Smart PAI. Guru dan peserta didik dapat membaca, mengunduh materi, mengakses bank soal, mengikuti pembelajaran, hingga memanfaatkan fitur asisten AI secara daring.

Menurut Amien, asisten AI pada Smart PAI berbeda dengan layanan AI generatif pada umumnya. Sistem tersebut hanya menggunakan referensi dari 40 buku resmi Kementerian Agama sehingga jawaban tetap sesuai kurikulum nasional dan telah melalui validasi akademik.

“Transfer pengetahuan bisa dibantu teknologi. Tetapi transfer nilai tidak akan pernah selesai dan tidak bisa digantikan oleh mesin,” tegas Amien.

Selain menghadirkan inovasi digital, buku-buku tersebut juga mengintegrasikan Program Tuntas Baca Al-Qur'an (TBQ). Program itu bertujuan meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur'an peserta didik setelah hasil asesmen menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an masih perlu ditingkatkan.

Kemenag juga memasukkan Kurikulum Cinta ke dalam materi pembelajaran. Kurikulum tersebut menanamkan lima nilai utama, yakni cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu pengetahuan, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air.

Selain itu, materi pembelajaran memuat tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. Langkah tersebut diharapkan mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dengan pembentukan akhlak dan kepribadian.

Peluncuran 40 buku digital dan platform Smart PAI menjadi bagian dari percepatan transformasi pendidikan agama Islam di era digital. Kemenag berharap integrasi kurikulum nasional, otoritas keilmuan, dan teknologi AI dapat menghadirkan pembelajaran agama yang lebih mudah diakses, interaktif, serta tetap berlandaskan nilai dan karakter.

Berikut daftar bukunya:

a. Enam buku PAI & Budi Pekerti untuk Siswa SD

b. Enam buku PAI & Budi Pekerti untuk Guru SD

c. Tiga buku PAI dan Budi Pekerti untuk Siswa SMP

d. Tiga buku PAI dan Budi Pekerti untuk Guru SMP

e. Tiga buku PAI dan Budi Pekerti untuk Siswa SMA/SMK

f. Tiga buku PAI dan Budi Pekerti untuk Guru SMA/SMK

g. Dua belas buku PAI dan Budi Pekerti untuk Guru SDLB, SMPLB, dan SMALB

h. Tigas buku Pendamping untuk Guru PAUD-TK

i. Satu buku PAI untuk Perguruan Tinggi Umum (PTU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....