LPOI Minta Indonesia Tegas dan Independen di Panggung Global

  • 03 Mar 2026 19:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mendukung langkah diplomasi internasional Presiden Prabowo Subianto. LPOI diplomasi Indonesia harus dilakukan dengan orientasi pada perdamaian berkeadilan dan kedaulatan nasional.

Ketua Umum LPOI, KH. Said Aqil Siroj, menyebut Indonesia memiliki legitimasi historis dan kredibilitas moral untuk berbicara di panggung global. Sebab, Indonesia memiliki politik luar negeri bebas dan aktif.

“Dengan politik luar negeri bebas dan aktif, Indonesia punya posisi strategis untuk memainkan peran kepemimpinan globa. Indonesia tidak hanya berkewajiban menjadi pengamat, tetapi juga pelaku aktif dalam menciptakan solusi yang adil dan berimbang,” ujar Kiai Said, Selasa, 3 Maret 2026.

LPOI mendorong Indonesia memimpin diplomasi perdamaian secara proaktif. Caranya dengan menginisiasi dialog tingkat tinggi, mendorong gencatan senjata permanen, memperjuangkan koridor kemanusiaan, serta menjadi mediator kredibel dalam konflik internasional.

LPOI pun menekankan pentingnya menjaga independensi politik luar negeri dan menolak dominasi kekuatan mana pun. Organisasi tersebut juga meminta pemerintah meninjau kembali keikutsertaan dalam keanggotaan Board of Peace (BOP), demi menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.

“Persatuan rakyat adalah jantung bangsa, yang setiap detaknya memompa kekuatan, harapan, dan keberanian ke setiap sudut negeri. Kepercayaan pada pemimpin adalah napasnya, yang memberi arah, meneguhkan langkah, dan menjaga bangsa tetap hidup dalam badai tantangan,” kata Said Aqil.

Menurut LPOI, perdamaian dunia tidak dapat dipisahkan dari ketahanan nasional. Stabilitas politik, kemandirian ekonomi, ketahanan pangan dan energi, serta persatuan nasional disebut sebagai fondasi utama kepemimpinan global Indonesia.

“Bersama Presiden, rakyat Indonesia akan menjadi kekuatan moral, spiritual, dan strategis. Itu semua akan meneguhkan keamanan, menumbuhkan kemakmuran, dan mengangkat martabat bangsa ke puncak kejayaan,” ujar Kiai Said.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....