Dirut PLN: Pentingnya Komunikasi Jujur saat Bencana Sumatra
- 26 Feb 2026 21:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menegaskan pentingnya komunikasi jujur saat menghadapi krisis bencana besar di Sumatra. Ia menyebut keterbukaan informasi kepada publik justru menurunkan sentimen negatif masyarakat secara signifikan.
Darmawan mengisahkan pengalaman PLN saat menghadapi bencana besar di Aceh dan Sumatra Utara. Ia menyebut, skala kerusakan mencapai 442 titik dan sulit diakses oleh kendaraan darat.
“Pertama kali saya merasakan kekuatan PLN kalah dengan kekuatan alam. The best communication is to tell the truth dan menyampaikan kondisi apa adanya,” ujarnya dalam acara 'PLN Journalist Award 2025', Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pada hari pertama terjadinya bencana, PLN telah mengirimkan 50 ton material ke Banda Aceh. Namun, kata dia, distribusi material terhambat karena akses jalan terputus akibat banjir dan longsor.
Darmawan menyebutkan, material tersebut tidak dapat diangkut menggunakan truk menuju lokasi tower transmisi yang rusak. PLN akhirnya meminta maaf dan mengakali permasalahan tersebut dengan menggunakan tiga helikopter untuk menjangkau titik kerusakan yang terisolasi.
“Begitu kami menyampaikan kondisi sebenarnya dan meminta maaf kepada masyarakat Aceh. Sentimen negatif yang semula mencapai 80 persen justru turun menjadi sekitar 8 persen,” katanya.
Menurut Darmawan, komunikasi terbuka memunculkan simpati dan dukungan luas dari masyarakat setempat. Warga bersama TNI dan Polri ikut membantu menegakkan tiang listrik di lapangan.
Ia menyebut, ratusan warga bergotong royong menarik kabel dan mengangkat material berat. Dukungan tersebut mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah terdampak bencana.
“Berita apa adanya kadang pahit tetapi seperti jamu yang menyembuhkan. Komunikasi jujur membuat masyarakat memahami situasi dan ikut membantu pemulihan,” ucapnya.
Sementara itu, Executive Vice President Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menyampaikan apresiasi kepada insan pers. Ia menilai, PLN Journalist Award menjadi ruang kolaborasi strategis antara PLN dan media nasional.
Gregorius menyebut, partisipasi jurnalis terus meningkat sejak program dimulai pada 2020. Tahun 2025 tercatat sebanyak 1.329 karya dari 793 jurnalis di seluruh Indonesia.
“Partisipasi ini menunjukkan penguatan kolaborasi yang konsisten dari tahun ke tahun. Kualitas karya yang masuk juga semakin baik dan layak bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....