Direktur Utama RRI: Renstra Tak Boleh Berhenti Jadi Dokumen Administratif
- 08 Jul 2026 20:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Direktur Utama RRI I Hendrasmo menegaskan Renstra 2025–2029 harus diwujudkan melalui implementasi nyata, bukan sekadar dokumen administratif
- Keberhasilan transformasi organisasi bergantung pada kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh insan RRI dan mengubah pola pikir
- Workshop Implementasi Renstra menjadi forum menyamakan persepsi serta merumuskan langkah implementasi yang konkret di seluruh satuan kerja
RRI.CO.ID, Jakarta – Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI) I Hendrasmo menegaskan Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif. Menurutnya, keberhasilan transformasi organisasi ditentukan implementasi nyata di seluruh satuan kerja.
Hendrasmo mengatakan pelaksanaan Renstra membutuhkan kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh insan RRI secara masif. Menurutnya, implementasi strategi membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengajak, merangkul, dan menggerakkan seluruh insan dalam organisasi secara efektif bersama.
"Kita tidak ingin Renstra ini hanya indah di atas kertas atau sekadar menjadi dokumen administratif. Implementasi menuntut kepemimpinan yang mampu menggerakkan organisasi secara masif," kata Hendrasmo dalam pembukaan Workshop Implementasi Renstra 2025–2029 dan Evaluasi Kinerja Semester I 2026 di Jakarta Selatan, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menegaskan setiap insan RRI harus memahami peran dan tanggung jawab masing-masing untuk mencapai visi organisasi. Pemahaman tersebut dinilai menjadi fondasi pelaksanaan strategi secara konsisten di seluruh satuan kerja.
"Kita harus memastikan setiap insan RRI memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing. Semua demi mencapai visi besar kita," ujarnya.
Hendrasmo menambahkan pentingnya mengubah pola pikir agar seluruh insan RRI tidak terjebak pada praktik lama. Dirut tersebut menekankan perlunya komunikasi yang konsisten serta pelembagaan langkah strategis menjadi kebiasaan sehari-hari.
Dengan integrasi nilai-nilai kebangsaan, lanjutnya, RRI diharapkan menjadi media terpercaya, relevan, dan berdampak bagi Indonesia Maju menuju 2045. Upaya tersebut diharapkan memperkuat peran RRI dalam mendukung Indonesia Maju menuju 2045 melalui layanan berkualitas.
Sementara itu, Direktur Keuangan RRI Muhamad Fauzan mengatakan workshop tersebut bertujuan menyamakan persepsi implementasi Renstra di seluruh satuan kerja. Menurutnya, forum tersebut juga membahas mekanisme kerja melalui diskusi kelompok untuk merumuskan langkah implementasi yang konkret.
"Workshop ini menjadi wadah untuk menyelaraskan langkah. Kami menyiapkan agenda yang difokuskan agar hasil diskusi nantinya dapat menjadi panduan operasional," kata Fauzan yang sebagai ketua pelaksana kegiatan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....