Ribuan Mahasiswa Berdampak Dukung Pemulihan Pascabencana di Provinsi Aceh

  • 26 Feb 2026 15:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Aceh Tamiang - 5040 mahasiswa diterjunkan ke Provinsi Aceh dengan 1.620 diantaranya berkontribusi di Kabupaten Aceh Tamiang. Ribuan mahasiswa ini tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026.

Kehadiran mahasiswa menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Yaitu, dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Secara nasional, Program Mahasiswa Berdampak 2026 melibatkan 10.090 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Mereka ditempatkan di 167 desa dan kelurahan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan masa pelaksanaan selama satu bulan.

Di Provinsi Aceh, sebanyak 5.040 mahasiswa diterjunkan melalui 102 proposal yang didanai dari 36 perguruan tinggi. Khusus di Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini dilaksanakan melalui 33 proposal dari 13 perguruan tinggi dengan melibatkan 1.620 mahasiswa untuk mendukung pemulihan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat terdampak.

Adapun Program Mahasiswa Berdampak merupakan bagian dari transformasi pendidikan tinggi agar semakin kontekstual dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kata Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, I Ketut Adnyana.

“Mahasiswa dan pemerintah akan terus hadir bersama masyarakat, kehadiran para mahasiswa diharapkan dapat memberikan semangat dan optimisme bagi masyarakat. Untuk bangkit dari cobaan, serta menumbuhkan keyakinan bahwa kehidupan ke depan akan lebih baik melalui pemanfaatan potensi dan teknologi yang ada di Aceh Tamiang,” ujar Ketut, Rabu, 25 Februari 2026 di Aceh Tamiang.

Sementara, pelaksanaan program menitikberatkan pada penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, seperti pengembangan agroindustri dan hidroponik. Selain itu, kegiatan pengabdian mencakup penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi, penguatan ketahanan pangan, dukungan pendidikan dan kesehatan, hingga rehabilitasi lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....