Wamen HAM Tekankan Pentingnya Pemenuhan Hak Dasar Anak
- 26 Feb 2026 12:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menekankan pentingnya pemenuhan hak dasar anak. Salah satu hak dasarnya yaitu akses pangan bergizi bagi seluruh anak.
Ia mengaku geram terhadap pandangan yang menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak diperlukan. “Karena realita di lapangan ada banyak anak-anak yang tidak mendapatkan akses, bahkan tidak memiliki basic right,” kata Mugiyanto saat diwawancarai awak media di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.
Menurutnya, pemenuhan pangan tidak sekadar soal makan, tetapi juga kualitas gizi yang menentukan masa depan generasi bangsa. Ia menyebut kondisi ini panggilan bagi semua pihak melindungi anak sebagai pewaris masa depan bangsa.
“Ini bukan cuma pangan, tapi pangan yang bergizi, kalau sekadar makan bisa apa saja, tapi itu tidak cukup untuk menciptakan generasi emas. Ini call bagi semua pihak, bahkan termasuk orang tua, untuk melihat dan menempatkan anak sebagai pewaris masa depan,” ucap Mugiyanto.
Ia juga menekankan, pelaku tindak pidana terhadap anak harus dihukum seberat-beratnya, terutama dalam kasus kekerasan seksual. “Makanya kalau ada tindakan pidana terhadap mereka, pelakunya harus dihukum maksimal, apalagi kekerasan seksual,” ucap Mugiyanto menutup.
Sementara itu, Menteri HAM Natalius Pigai menyatakan penolakan program MBG berarti menentang hak asasi manusia (HAM). Menurut dia, program MBG dan program pemerintah lain merupakan program yang berpihak kepada rakyat dan sejalan dengan prinsip HAM.
“Meniadakan makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, sekolah rakyat, koperasi merah putih berarti menentang hak asasi manusia. Program MBG telah sejalan dengan dorongan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar negara memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama anak-anak,” kata Natalius Pigai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....